Kawanan Monyet Resahkan Pedagang di Kaliurang

Kamis, 07 Januari 2016 - 06:51 WIB
Kawanan Monyet Resahkan...
Kawanan Monyet Resahkan Pedagang di Kaliurang
A A A
SLEMAN - Monyet ekor panjang yang berkeliaran di kawasan wisata Kaliurang saat ini dirasa masih meresahkan para pelaku wisata. Terutama para pedagang, yang sering mengalami pencurian makanan dan minuman jualannya.

Emi (35), pedagang warung kelontong di kawasan parkir pintu masuk hutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) di Kaliurang mengatakan barang-barang jualannya sering diambil monyet jika tidak terus dijaga. "Saya tinggal sebentar saja, diambil banyak," katanya.

Tak hanya makanan-makanan kecil saja. Namun, monyet ekor panjang tersebut juga suka mencuri minuman berenergi. "Minuman yang menggunakan botol itu pun mereka curi, doyan kok," tuturnya.

Sementara pelaku wisata Tulus (45), mengatakan dari dulu monyet tersebut tak berubah sifatnya. Kebiasaan lamanya memang sering diberi makanan instan oleh pengunjung.

Namun ketika tak lagi diberi makan, mereka beralih mencuri makanan milik pedagang. Larangan tak diperbolehkan memberi makan itu pun kadang diumumkan melalui pengeras suara oleh TNGM. "Sering diimbau melalui pengeras suara," katanya.

Namun, menurutnya, jika TNGM tidak memberi makanan ke monyet-monyet tersebut akan tetap sama saja. "Kalau tidak boleh memberi makan, harusnya TNGM memberi makan mereka," ucapnya.

Sebelumnya, Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan, TNGM, Dhany Suryawan mengklaim memang pengunjung sudah tak lagi memberi makanan instan ke monyet-monyet tersebut. Sebab, dengan begitu bisa mengubah karakter monyet.

Dari yang sebelumnya alami mencari makan di hutan, menjadi mempunyai ketergantungan terhadap makanan instan. Bahkan, selain menggunakan papan pengumuman larangan dan pengeras suara, pihaknya juga turun ke sekolah.

Memberikan sosialiasi ke anak-anak sekolah mengenai pentingnya menjaga karakter monyet. "Mulai 2015 kemarin, kami juga bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan UGM," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
55 menit yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
1 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
2 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
2 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
3 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved