Rano Siap Beberkan Perihal Bank Banten di KPK
Selasa, 05 Januari 2016 - 23:53 WIB
Rano Siap Beberkan Perihal Bank Banten di KPK
A
A
A
SERANG - Gubernur Banten Rano Karno akan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka RT dalam kasus suap pendirian Bank Banten pada Kamis, 7 Januari 2016.
“Nanti Kamis pukul 10.00 WIB pemeriksaannya. Tidak ada persiapan khusus (Dipanggil KPK),” kata Rano saat ditemui di kantornya, Selasa (5/1/2016)
Pimpinan Tanah Jawara ini mengaku akan menjelaskan apa yang dia tahu terkait proses pembentukan Bank Banten. Dia pun akan mendukung segala proses hukum dan penyidikan yang tengah dilakukan oleh KPK.
Terkait adanya permintaan sejumlah uang dari anggota legeslatif, pemeran si Doel dalam sinema Si Doel Anak Sekolahan ini sempat mendapatkan informasi tersebut.
“Hanya sekali (Dapat Informasi Anggota DPRD minta uang), saya bilang nggak usah digubris soal itu, mungkin pemeriksaannya soal itu,” pungkas Rano.
Sebelumnya, penyidik lembaga antirasuah ini sudah melayangkan surat panggilan untuk Si Doel guna diperiksa pada 17 Desember 2015, namun yang bersangkutan minta penjadwalan ulang, karena ada acara dinas di luar negeri yang tidak bisa ditinggalkan.
“Nanti Kamis pukul 10.00 WIB pemeriksaannya. Tidak ada persiapan khusus (Dipanggil KPK),” kata Rano saat ditemui di kantornya, Selasa (5/1/2016)
Pimpinan Tanah Jawara ini mengaku akan menjelaskan apa yang dia tahu terkait proses pembentukan Bank Banten. Dia pun akan mendukung segala proses hukum dan penyidikan yang tengah dilakukan oleh KPK.
Terkait adanya permintaan sejumlah uang dari anggota legeslatif, pemeran si Doel dalam sinema Si Doel Anak Sekolahan ini sempat mendapatkan informasi tersebut.
“Hanya sekali (Dapat Informasi Anggota DPRD minta uang), saya bilang nggak usah digubris soal itu, mungkin pemeriksaannya soal itu,” pungkas Rano.
Sebelumnya, penyidik lembaga antirasuah ini sudah melayangkan surat panggilan untuk Si Doel guna diperiksa pada 17 Desember 2015, namun yang bersangkutan minta penjadwalan ulang, karena ada acara dinas di luar negeri yang tidak bisa ditinggalkan.
(nag)