Hendak Foto di Pantai Terseret Ombak 1 Tewas, 3 Hilang
Jum'at, 01 Januari 2016 - 18:33 WIB
Hendak Foto di Pantai Terseret Ombak 1 Tewas, 3 Hilang
A
A
A
MALANG - Lima wisatawan yang ingin mengabadikan momen dengan kamera, tiba – tiba terseret ombak besar Pantai Bajul Mati di Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Peristiwa yang terjadi pada Jumat pagi (1/1/2016) itu menyebabkan salah satu orang tewas, satu selamat, tiga lainnya hilang masih dalam pencarian.
Kasatpolair Polres Malang AKP Nyoto mengatakan, peristiwa itu terjadi saat wisatawan yang diketahui warga kota Malang ini hendak mengabadikan momen tahun baru di pantai dengan foto bersama.
“Mereka mengambil gambar dengan latar belakang ombak besar. Tanpa disadari gulungan ombak tinggi menyeret mereka ke tengah laut,” jelasnya.
Dalam peristiwa tragis yang terjadi sekitar jam 06.00 WIB ini, dua wisatawan berhasil dievakuasi, masing-masing Slamet (35) warga Jalan Kolonel Sugiono Gang 6, Cipto Mulyo, Mergosono, Malang dinyatakan tewas.
Sementara rekannya Soni Angga Kusuma (25) selamat. Soni selamat dari maut lantaran bisa berenang dan diselamatkan nelayan setempat.
Dikatakan, pada saat kejadian ada petugas SAR yang berjaga di pantai dan langsung memberikan pertolongan. Namun posisi wisatawan yang terseret ombak berjauhan, dan menyulitkan proses evakuasi.
Camat Gedangan Moch Arifin melalui sambungan ponselnya menjelaskan proses pencarian terhadap korban hilang masih dilakukan. Jika tidak ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan hari ini.
“Pencaharian masih berlangsung, dengan melibatkan nelayan, warga setempat dibantu tim SAR,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, tim SAR dari PMI maupun BPBD belum berhasil dikontak. Informasi dari Camat Arifin, tim SAR sementara melakukan pencarian di wilayah korban terseret ombak hingga beberapa meter ke tengah laut.
Informasi yang dihimpun dari Sat Polair, ada sembilan orang wisatawan lokal dari Kota Malang.
Mereka tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelum peristiwa itu terjadi enam orang bermain di pantai, sementara tiga yang lain tertidur di tepi pantai.
Ketika salah seorang diantara mereka hendak mengambil foto dengan latar belakang ombak besar musibah itu terjadi.
Kasatpolair Polres Malang AKP Nyoto mengatakan, peristiwa itu terjadi saat wisatawan yang diketahui warga kota Malang ini hendak mengabadikan momen tahun baru di pantai dengan foto bersama.
“Mereka mengambil gambar dengan latar belakang ombak besar. Tanpa disadari gulungan ombak tinggi menyeret mereka ke tengah laut,” jelasnya.
Dalam peristiwa tragis yang terjadi sekitar jam 06.00 WIB ini, dua wisatawan berhasil dievakuasi, masing-masing Slamet (35) warga Jalan Kolonel Sugiono Gang 6, Cipto Mulyo, Mergosono, Malang dinyatakan tewas.
Sementara rekannya Soni Angga Kusuma (25) selamat. Soni selamat dari maut lantaran bisa berenang dan diselamatkan nelayan setempat.
Dikatakan, pada saat kejadian ada petugas SAR yang berjaga di pantai dan langsung memberikan pertolongan. Namun posisi wisatawan yang terseret ombak berjauhan, dan menyulitkan proses evakuasi.
Camat Gedangan Moch Arifin melalui sambungan ponselnya menjelaskan proses pencarian terhadap korban hilang masih dilakukan. Jika tidak ditemukan, maka pencarian akan dilanjutkan hari ini.
“Pencaharian masih berlangsung, dengan melibatkan nelayan, warga setempat dibantu tim SAR,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, tim SAR dari PMI maupun BPBD belum berhasil dikontak. Informasi dari Camat Arifin, tim SAR sementara melakukan pencarian di wilayah korban terseret ombak hingga beberapa meter ke tengah laut.
Informasi yang dihimpun dari Sat Polair, ada sembilan orang wisatawan lokal dari Kota Malang.
Mereka tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelum peristiwa itu terjadi enam orang bermain di pantai, sementara tiga yang lain tertidur di tepi pantai.
Ketika salah seorang diantara mereka hendak mengambil foto dengan latar belakang ombak besar musibah itu terjadi.
(sms)