Mandi di Sumur Santri Tewas Kesetrum

Rabu, 23 Desember 2015 - 15:47 WIB
Mandi di Sumur Santri...
Mandi di Sumur Santri Tewas Kesetrum
A A A
SUNGGUMINASA - Pondok Pasantren Sultan Hasanuddin Bajeng, Gowa digegerkan dengan tewasnya seorang santri di dalam sumur.

Menurut keterangan sejumlah rekan korban yang diperiksa di Polsek Bajeng, korban bernama Muh Ikram (15), meninggal setelah tersengat listrik dan tercebur dalam sumur.

Awalnya korban dan empat santri lainnya mendatangi sumur yang berukuran satu meter dan berbentuk segi empat untuk mandi saat masuk waktu magrib.

Sebelumnya korban tidak menemukan gayung sehingga langsung melompat ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar tujuh meter. Sedangkan rekannya yang lain hanya duduk di dinding sumur setinggi perut orang dewasa itu.

Setelah puas berenang di dalam sumur, Ikram mencoba naik dengan merenggangkan tangan dan kakinya di dua sisi sumur.

Nahas, saat mencoba meraih besi pada bibir sumur tubuhnya langsung kaku tersengat listrik. Pasalnya di sumur itu memang terdapat pompa air yang tersambung dengan arus listrik.

Salah satu teman korban, Wahyu Hidayat yang melihat kejadian itu, mencoba meraih tangan korban namun tersentak saat merasakan aliran listrik dari tubuh temannya. Sejumlah teman korban yang panik kemudian berhamburan mencari bantuan, sedangkan tubuh Ikram tercebur.

Tubuh korban baru bisa diangkat dari dalam sumur setelah beberapa warga menyelam ke dalam sumur. Meski demikian, nyawa santri kelas tiga itu tak dapat ditolong walau sempat dibawa ke Puskesmas Bajeng.

Menurut Kapolsek Bajeng AKP Amin Juraid menyebutkan setelah peristiwa itu, pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian. Selanjutnya melakukan pemeriksaan tujuh santri sebagai saksi mata kejadian itu.

"Untuk sementara hasil pemeriksaan ini murni kecelakaan disebabkan korban berniat mandi di sumur dan tersengat listrik," ujarnya saat ditemuai di ruang kerjanya usai melakukan pemeriksaan.

Sedangkan Kepala Pondok Pasantren Sultan Hasanuddin Firmatullah membenarkan salah satu santrinya meninggal setelah tersengat listrik. Meski demikian ia menolak memberi komentar banyak sebab tidak berada di lokasi saat kejadian.

Menurut Firmanullah, semua santri tidak dibolehkan mandi di sumur tersebut, sebab telah disiapkan tempat khusus mandi sekitar 400 meter dari lokasi kejadian.

"Namanya saja anak-anak biasa kalau dilarang makin dikerja. Sebenarnya pembina selalu mengawasi cuman mungkin kebetulan lolos dari pantauan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Duka Fauziyah, Kakaknya...
Duka Fauziyah, Kakaknya Bersama Majikan dan Bayi 11 Bulan Tewas Kesetrum di Jaktim
Pria Tewas Diduga Tersetrum...
Pria Tewas Diduga Tersetrum di Atas Papan Reklame Bekasi
Horor, 11 Tewas Kesetrum...
Horor, 11 Tewas Kesetrum Listrik Saat Prosesi Keagaamaan di India
Gempar, 3 Orang Sekeluarga...
Gempar, 3 Orang Sekeluarga di Kediri Tewas Tersetrum Listrik PJU
Pegang Tiang Listrik...
Pegang Tiang Listrik saat Hujan, Bocah SD Tewas Kesetrum
Liburan Berujung Duka,...
Liburan Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tewas Kesetrum Listrik saat Berwisata ke Water Park
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
32 menit yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
56 menit yang lalu
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
1 jam yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
1 jam yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
2 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved