Polisi Amakan Dua Kontainer Obat Ilegal

Senin, 09 November 2015 - 13:28 WIB
Polisi Amakan Dua Kontainer...
Polisi Amakan Dua Kontainer Obat Ilegal
A A A
JAKARTA - Polisi menggerebek dua gudang pabrik ilegal di Kalideres, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan dua kontainer obat ilegal berbagai merek.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mudjiono mengatakan, pelaku berinisial RY menjual dan mendistribusikan 25 jenis obat tanpa ijin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan).

"Kami mengamankan satu tersangka penjual dan pendistrusi obat ilegal, ada 25 jenis obat dan kami mengamankan dua kontainer," katanya kepada wartawan, Senin (9/11/2015).

Ke-25 jenis obat tersebut adalah obat kesehatan mulai dari obat rematik, obat gosok, obat kuat dan obat lainnya. Dalam pengakuannya, tersangka sudah menjalankan bisnisnya sejak Mei 2015.

Mudjiono menambahkan, akibat perbuatannya masyarakat yang dirugikan karena telah mengkonsumsi obat tersebut. Selain itu, negara juga dirugikan karena tak berijin.

"Negara juga dirugikan, selain masyarakat yang dikhawatirkan jika mengkonsumsi obat ini," tambahnya.

Lebih lanjut, pelaku mempunyai dua pabrik di Komplek Perumahan Kalideres Permai dan Perumahan Puri Gardenia. Keduanya di Kalideres, Jakarta Barat.

Sementara itu, Kepala Subdit Industri Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Agung Marlianto menuturkan, tersangka mendapatkan omset sebesar Rp25 juta setiap bulannya. "Peredarannya ke agen-agen obat di daerah Balaraja, Cilegon, Lampung, dan Surabaya, untuk apotek tidak ada," tuturnya.

Agung juga menjelaskan, dalam pendistribusian, tersangka menggunakan jasa ekspedisi resmi agar tidak mudah terendus. "Dia juga menjual secara online, dia juga menawarkan ke toko dan ada yang melalui order," jelasnya.

Untuk jenis obatnya, Agung memaparkan, Ada dua sumber tersangka mendapatkan obat ilegal tersebut. "Ada dari lokal, dan didatangkan beberapa negara, kalau dari luar negeri itu masuknya lewat pelabuhan tikus," paparnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp1,5 miliar.

PILIHAN:

Edan, Oknum Polisi Rampok & Perkosa 2 Wanita Cantik

Anggota Polisi Penempeleng Go-Jek Diperiksa Propam
(ysw)
Berita Terkait
Dirugikan Pemalsuan...
Dirugikan Pemalsuan Label Produk, PD Sura Braja Layangkan Somasi
Polda Sulut Bongkar...
Polda Sulut Bongkar Sindikat Pemalsuan Data Elektronik Sim Card
700 Karung Pupuk Palsu...
700 Karung Pupuk Palsu Diamankan, 3 Tersangka Pelaku Pemalsuan Diringkus
6 Tahun Buron, Pemalsu...
6 Tahun Buron, Pemalsu Surat Tanah di Medan Akhirnya Diciduk di Persembuyiaannya
Peredaran Oli Palsu...
Peredaran Oli Palsu Merajalela, EMLI Buka Store Online
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
54 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved