Kronologis Pembakaran Rumah Ibadah dan Bentrok Aceh

Selasa, 13 Oktober 2015 - 23:34 WIB
Kronologis Pembakaran...
Kronologis Pembakaran Rumah Ibadah dan Bentrok Aceh
A A A
JAKARTA - Bentrok massa yang terjadi di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, terjadi sekira pukul 12:00 waktu setempat menelan satu korban jiwa dan empat orang luka-luka yang satu di antaranya anggota TNI.

Begaimana peristiwa itu terjadi? Berikut kronologisnya. Kejadian bermula ketika sudah ada kesepakatan antara pemerintah daerah (pemda) dengan masyarakat setempat mengenai penertiban 21 rumah ibadah yang dianggap bermasalah soal perizinannya.

"Sehingga oleh pemda akan ditertibkan atas desakan masyarakat akan dilakukan pembongkaran," ujar Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, di Rumah Dinasnya, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2015).

Kemarin malam, sudah ada kesepakatan pembicaraan antara pemda dan masyarakat sekitar agar pembongkaran 21 rumah ibadah itu dilakukan pada 19 Oktober 2015.

"Rupanya perwakilan masyarakat ini tak diakui oleh masyarakat yang tadi melakukan pembakaran," paparnya.

Masyarakat yang tak mengakui perwakilan untuk berbicara dengan pemda ini berkumpul sekira pukul 08.00 waktu setempat di sebuah rumah ibadah, di Desa Kajang Bawah, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil.

"Kemudian jam 10 pagi, mereka bergerak ke Tugu, simpang kanan. Kemudian dihadang, di situ ada pasukan TNI-Polri yang menghadang. Sehingga mereka menuju ke rumah ibadah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah," terang Badrodin.

Aparat gabungan dari TNI dan Polri pun sudah melakukan pengamanan di setiap rumah ibadah di wilayah itu. Namun, karena objek yang menjadi lokasi pengamanan cukup banyak, pembakaran di salah satu rumah ibadah pun tak bisa dihindari.

"Sehingga pada pukul 11.00 siang, massa itu yang setelah dihadang tadi menyebar. Sebagian yang menggunakan motor itu menuju ke salah satu rumah ibadah dan langsung membakarnya," lanjutnya.

Usai membakar sebuah rumah ibadah, massa bergerak ke Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Di situ terjadi bentrok antara massa yang telah membakar rumah ibadah tadi dengan masyarakat yang berjaga-jaga.

"Di situ terjadi korban tadi," jelasnya.

Lebih lanjut, dia menduga hal ini sudah direncanakan mengingat perlengkapan yang dibawa seperti bom molotov, klewang hingga bambu runcing. "Kami menduga gerakan ini sudah direncanakan," kata dia lagi.

Kepolisian pun menyesalkan hal ini terjadi, mereka pun menambah pengamanan dengan satu SSK Brimob untuk membantu pasukan yang sebelumnya telah bersiaga.

Jenderal bintang empat ini mengimbau agar masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi melalui pesan-pesan yang disebarluaskan dan menyerahkan seluruhnya kepada proses hukum.

"Persoalan ini sudah diketahui empat bulan yang lalu. Namun saya menyesalkan terjadi penyelesaian dengan pembakaran. Oleh karena itu, tindakan Polri akan melakukan upaya-upaya penegakan hukum," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Remaja 15 Tahun Korban...
Remaja 15 Tahun Korban Tawuran di Makassar Terkena Anak Panah di Dada
Rampas Sepeda Motor...
Rampas Sepeda Motor Picu Tawuran Antar 2 Kelompok Pemuda di Medan
Tragis, 37 Warga Pubabu...
Tragis, 37 Warga Pubabu Besipae Diserang Warga Desa Tetangga
Breaking News! Abepura...
Breaking News! Abepura Papua Mencekam 2 Kelompok Warga Bentrok Terdengar Suara Tembakan
Polres Tapanuli Selatan...
Polres Tapanuli Selatan Buru Dalang Bentrok Warga dari Dua Desa
Bentrok Antar Warga...
Bentrok Antar Warga 2 Desa di Tapsel: 3 Orang Luka Tembak Senapan Angin
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved