Car Free Day Harus Ditata Ulang

Selasa, 15 September 2015 - 11:29 WIB
Car Free Day Harus Ditata...
Car Free Day Harus Ditata Ulang
A A A
MOJOKERTO - Program car free day yang digagas Pemkot Mojokerto di sepanjang Jalan Benteng Pancasila seperti perlu dikaji ulang. Program bebas asap kendaraan bermotor setiap Minggu itu dianggap mulai berubah fungsi menjadi pasar tumpah.

Kegiatan CFD di Jalan Benteng Pancasila sudah berjalan lima tahun. CFD diberlakukan pukul 05.00-09.00 WIB. Sejak diluncurkan pertama kali, CFD memang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ribuan masyarakat selalu memadati jalanan yang panjangnya tidak lebih dari 1 km itu. Sayangnya, CFD kini telah berubah menjadi pasar tumpah. Pasalnya, pedagang yang masuk arena ini mulai tidak terkontrol dan berjumlah ratusan.

Selain jumlah pedagang yang terus bertambah sehingga jalanan tidak lagi nyaman untuk pejalan kaki, para pedagang kaki lima (PKL) juga mulai nakal dengan melanggar jam operasional CFD. Bahkan, tidak jarang mereka berjualan hingga pukul 11.00. Penyelenggara CFD dari Pemkot Mojokerto maupun warga Kelurahan Balongsari pun mulai kewalahan dengan semrawutnya CFD.

”Semangat CFD mulai hilang,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto Aris Satriyo Budi kemarin. KegiatanCFD, kataAris, sejatinya diperuntukkan bagi pejalan kaki sembari menikmati jalanan bebas asap di Jalan Benteng Pancasila. Menurutnya, suasana di CFD semakin tidak nyaman dengan jumlah pedagang yang membeludak. Dia meminta Pemkot Mojokerto kembali menertibkan jalur CFD.

Kasatpol PP Kota Mojokerto Mashudi mengatakan, beberapa kali pihaknya melakukan penertiban terhadap PKL di arena CFD. Sebab, banyak pedagang yang melanggar jam operasional CFD. ”Pedagang hanya diperbolehkan berjualan mulai pukul 05.00-09.00. Tetapi, banyak yang berdagang sampai pukul 11.00,” kata Mashudi. Minggu (13/9) lalu, pihaknya juga melakukan penertiban PKL di CFD. Dia juga tidak segan-segan melakukan penyitaan barang- barang PKL yang bandel.

Tritus julan
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
15 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
20 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
33 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved