Maksimalkan Operasi dengan Keterbatasan Kendaraan Tempur

Sabtu, 12 September 2015 - 10:41 WIB
Maksimalkan Operasi...
Maksimalkan Operasi dengan Keterbatasan Kendaraan Tempur
A A A
SURABAYA - Komandan Pasmar- 1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Lukman menegaskan, prajurit Menkav-1 Marinir dituntut tetap mampu melaksanakan operasi di tengah keterbatasan kendaraan tempur (ranpur).

Pesan ini disampaikan saat menjadi inspektur upacara serah terima jabatan Komandan Resimen Kavaleri-1 Marinir dari pejabat lama Kolonel Marinir Herkulanus Herry Sintarto kepada Kolonel Marinir Agung Trisnanto di lapangan apel Kesatrian Soepraptono Bhumi Marinir Semarung, Ujung, Surabaya, kemarin. ”Terus laksanakan latihan menjadi pengawak kendaraan tempur.

Pelihara dan tingkatkan kesiapan kendaraan tempur Marinir,” tandas perwira tinggi bintang satu ini. Kesiapan diperlukan untuk mendukung pendaratan amfibi. ”Jumlah kendaraan tempur (Marinir) di Indonesia sudah cukup. Kita tidak bisa bergerak sendiri. Diperlukan sarana angkut lain di TNI AL untuk pendaratan pasukan amfibi sebagai pemukul,” ungkap dia.

Lukman menyebut sudah ada perencanaan strategis untuk pengadaan kendaraan tempur. Rencana pendek lima tahun dan panjang 24 tahun. Sebagai komando pelaksana Pasmar- 1, Resimen Kavaleri-1 Marinir memiliki tugas pokok melaksanakan pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional satuan Resimen Kavaleri-1 Marinir sebagai pasukan pendarat guna melaksanakan operasi pendaratan amfibi, operasi pertahanan pantai di pulau-pulau strategis serta tugas-tugas operasi lainnya.

Baik operasi militer perang maupun operasi militer selain perang. ”Melihat tugas pokok tersebut, Resimen Kavaleri-1 Marinir memiliki tugas yang sangat berat, oleh karenanya sangat dibutuhkan kerja keras, kerja cerdas, inovasi serta dedikasi yang tinggi, agar semua unsur dapat mencapai tugas yang dibebankan,” katanya.

Pada sertijab kemarin juga disuguhkan demo drop pasukan untuk dukung pasukan di garis depan. Skenarionya, sekembali dari markas komando diserang gerakan separatis yang berupaya merebut kendaraan tempur. Pasukan separatis pun berhasil dilumpuhkan.

Soeprayitno
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
32 menit yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
2 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
3 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
4 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
4 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved