Kebakaran Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Vulkanik

Jum'at, 21 Agustus 2015 - 20:41 WIB
Kebakaran Gunung Slamet...
Kebakaran Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Vulkanik
A A A
PEMALANG - Kebakaran hutan di Gunung Slamet bukan disebabkan aktivitas vulkanik di gunung tersebut. Namun ditenggarai akibat kelalaian para pendaki yang menjadi penyebab kebakaran di kawasan puncak gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa itu.

Petugas pengamat di Pos Pengamatan Gunung Slamet Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang Sukedi menyebutkan, penyebab kebakaran diduga akibat sisa ranting pohon yang dibakar untuk api unggun atau putung rokok pendaki yang nekat naik ke Gunung Slamet. Sisa api kemudian menjalar karena terhembus angin.

"Kita menduga dari oknum orang yang naik lupa mematikan api yang mungkin utuk menghangatkan badan mereka atau karena putung rokok. Bukan dari letusan," kata Sukedi, Jumat (21/8/2015).

Menurut Sukedi, sepanjang Agustus masih ada pendaki yang nekat naik ke Gunung Slamet meski sudah ada larangan pendakian karena aktivitas vulkanik masih tinggi.

Larangan tersebut karena Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum menurunkan status waspada Gunung Slamet.

"Larangan untuk berada di radius 2 kilometer sudah sering kita sampaikan karena aktivitas Gunung Slamet masih cukup tinggi," timpalnya.

Sebelumnya diberitakan, setelah Gunung Merbabu dan Gunung Lawu, kebakaran dilaporkan melanda areal hutan di sekitar Puncak Gunung Slamet, Jumat (21/8/2015).

Kepulan asap yang berasal dari titik yang terbakar terlihat jelas dari Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang sejak tadi malam hingga pagi ini.

"Kemungkinan titik api sudah muncul sejak kemarin (Kamis). Tapi kemarin puncak gunung berkabut sehingga tidak terlihat. Tapi pagi ini masih terlihat kepulan asap. Tadi malam juga titik api terlihat jelas," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Slamet Desa Gambuhan Sudrajat saat dihubungi Sindonews, Jumat (21/8/2015).

Menurut Sudrajat, titik yang muncul kepulan asap terlihat berada di areal hutan bagian arah barat laut dari arah puncak Gunung Slamet. Ketinggiannya sekitar 2.700 meter di atas permukaan laut.

"Kelihatannya masuk dalam wilayah Kabupaten Tegal, berada di atas wilayah Guci," ujarnya.
(sms)
Berita Terkait
Gua Lawa di Lereng Timur...
Gua Lawa di Lereng Timur Gunung Slamet Terbentuk oleh Magma
Jenazah Pendaki Gunung...
Jenazah Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Dievakuasi, Penyebab Meninggalnya Diumumkan Rumah Sakit
Suara Gemuruh dari Puncak...
Suara Gemuruh dari Puncak Gunung Slamet, Bikin Siswa SD Ketakutan
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Waspada! Aktivitas Gunung...
Waspada! Aktivitas Gunung Slamet Meningkat, Warga Diminta Menjauh
Kisah Naomi Pendaki...
Kisah Naomi Pendaki Gunung Slamet: Tersesat 2 Hari, Selamat karena Ikuti Burung
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved