Stok Sapi di DIY Berkurang

Senin, 10 Agustus 2015 - 10:02 WIB
Stok Sapi di DIY Berkurang
Stok Sapi di DIY Berkurang
A A A
Sementara itu di Ban tul KetuaAsosiasi Pedagang Daging Sapi Segoroyoso (PDSS), Ilham Jayadi mengatakan, sela ma ini pasokan sapi di Indonesia tak mampu memenuhi kebutuhan daging sapi.

Bahkan, pasokan sapi impor pada kuartal ketiga ini yang hanya 50.000 ekor ini sangat berdampak pada kebutuhan daging sapi di Indonesia. “Impor 50.000 ekor itu jumlahnya sangat sedikit. Untuk Ja bo detabek dan Banten masih kurang mencu kupi,” ujarnya, kemarin. Karena itu, banyak sapi dari daerah, seperti dari DIY, yang lari ke wilayah Jabodetabek dan Banten.

Saat ini banyak pedagang sapi dari Jawa Barat mulai berburu sapi di DIY dan Jawa Tengah untuk dipotong dan dagingnya untuk memenuhi kebutuhan warga di Jabodetabek dan Banten. Kondisi ini tentu membuat stok sapi di daerah jauh berkurang. Dampak langkanya stok sapi ini mengakibatkan harga jual sapi juga akan mengalami kenaikan.

Imbasnya tentu harga daging sapi juga naik. Padahal dia mencatat saat ini harga daging sapi sudah berkisar di angka Rp105.000 hingga Rp110.000 setiap kilogramnya. Jika pembatasan kuota impor ini terus diberlakukan, daging sapi bisa menembus di angka Rp130.000 hingga Rp150.000 setiap kilonya.

“Hukum ekonomi pasti berlaku, dan kami pelaku dalam bisnis daging sapi ini tak bisa berbuat banyak,” ujar Ilham. Di Segoroyoso yang selama ini dikenal sebagai pemasok kebutuhan daging sapi seluruh DIY, kondisinya juga mulai terasa. Pasokan sapi mulai menipis sehingga pasokan daging dari luar daerah seperti Boyolali sudah mulai masuk.

Harga Masih Normal

Ponirah, 65, salah satu penjual daging di Pasar Bering harjo mengatakan, daging sapi dijual Rp110.000 per kilogram. Harga ini masih be lum berubah sejak Lebaran lalu, malah pada mo men tertentu sebelum Lebaran harga da ging saat ini masih sedikit lebih murah. “Sebelumnya sempat sampai angka Rp120.000, tapi sekarang bertahan di angka Rp110.000 per kilo.

Tidak ada kenaikan harga, juga tidak turun. Penjualan masih seperti biasa,” ucap Ponirah, kemarin siang. Senada diungkapkan penjual daging lainnya, Yati, 62. Menurutnya, penjualan daging sapi memang tidak terlalu ba gus tapi masih terbilang normal. Dia menjual daging yang didatangkan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Giwa ngan sebesar Rp105.000 per kilogram.

Di Pasar Wates Kulonprogo harga daging sapi malah mengalami penurunan. Saat ini har ga daging sapi hanya Rp100.000 atau turun dari Rp110.000 seusai Lebaran lalu. “Sudah beberapa hari ini turun dan cenderung normal,” kata pedagang daging sapi yang ada di Pasar Wates, Yuli.

Erfanto linangkung/ sodik/ kuntadi/ priyo setyawan
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved