Gubernur Apresiasi Kurikulum Pendidikan Ritel

Selasa, 04 Agustus 2015 - 09:46 WIB
Gubernur Apresiasi Kurikulum...
Gubernur Apresiasi Kurikulum Pendidikan Ritel
A A A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Soekarwo memberikan apresiasi terhadap implementasi kurikulum pendidikan ritel melalui Alfamart Class di 53 sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Timur.

”Kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah masalah serius untuk ditangani. Model yang dikembangkan Alfamart melalui Alfamart Class ini sekaligus model sinergi ABG, yaitu Academic-Business- Government, dan idealnya bisa ditiru pihak swasta lainnya dalam menangani masalah SDM,” kata Soekarwo, saat menghadiri MoU antara Corporate Affairs Director Alfamart Solihin dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur Syaiful Rachman di Surabaya kemarin.

Apalagi, kata dia, menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun ini, seluruh SDM di Jatim harus memiliki kompetensi. Hal itu bisa diciptakan dengan membuat standardisasi. ”Kami meyakini, semakin banyak sektor swasta yang terlibat memajukan SDM di Jatim akan berimplikasi positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi provinsi ini,” ujarnya.

Di samping itu, gagasan Indonesia Incorporated juga harus terus didorong. Gagasan itu adalah konsep multisinergi sektor pemerintah dengan sektor korporasi atau swasta dan masyarakat dalam mengelola serta mewujudkan pembangunan ekonomi yang terintegrasi. ”Kalau di negara maju, research and development (R & D) dibiayai sektor swasta,” ungkapnya. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Syaiful Rachman mengatakan, peran swasta dalam menggerakkan kualitas SDM di Jatim sangat dibutuhkan.

Bahkan, tidak hanya Alfamart sehingga diperlukan banyak perusahaan yang mau bergerak di bidang serupa. ”Terkait Alfamart Class ini, kami optimistis program ini memiliki arah positif mengentaskan pengangguran. Mereka yang sudah tersertifikasi dalam program ini punya pilihan, kalau tidak bergabung dengan perusahaan Alfamart atau membuka toko ritel sendiri namun dengan standar seperti yang diterapkan Alfamart,” katanya.

Corporate Affairs Director Alfamart Solihin melanjutkan program Alfamart Class ini sebetulnya sudah lama diimplementasikan di Jawa Timur. Akan tetapi, masih tiga SMK yang bekerja sama. Namun, pada saat ini ada 53 SMK yang secara resmi akan menerapkan kurikulum sama. ”Ke depan, akan lebih banyak SMK yang menerapkan kurikulum Alfamart Class di Jatim, mengingat jumlah kebutuhan tenaga kerja di sektor ritel cukup besar,” katanya.

Soeprayitno
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
58 menit yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
1 jam yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
1 jam yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
2 jam yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
3 jam yang lalu
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved