Kekeringan, Warga Maros Manfaatkan Air Kotor dan Asin

Minggu, 02 Agustus 2015 - 16:14 WIB
Kekeringan, Warga Maros...
Kekeringan, Warga Maros Manfaatkan Air Kotor dan Asin
A A A
MAROS - Terkena dampak kekeringan, warga Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Maros, Sulawesi Selatan, terpaksa menggunakan air sisa tambak yang kotor dan asin untuk hidup sehari-hari.

Krisis air bersih itu dialami ratusan warga dari empat dusun di Desa Ampekale, berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Maros, sejak dua bulan terakhir.

Daeng Hutbah, warga Dusun Mangarabombang terpaksa menggunakan sisa air tambak yang mengering untuk kebutuhan sehari-harinya meski air tersebut kotor dan asin. Hal ini lantaran sumur besar yang dibuat oleh warga setempat untuk menampung air hujan sudah kering kerontang.

Minggu (2/8/2015) ini, Daeng Hutbah yang sehari-harinya bekerja sebagai perajut jala untuk nelayan dan penambak ini harus menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk mengambil beberapa liter air yang akan digunakan untuk mencuci piring dan kebutuhan lainnya.

Dengan tertatih-tatih, lelaki yang berumur 56 tahun ini memikul dua jeriken berisi 20 liter air kotor dan asin untuk menghemat pengeluaran uang belanjaan sehari-harinya yang tidak cukup untuk membeli kebutuhan air bersih.

Sehingga, untuk keperluan cuci piring dan kebutuhan yang tidak mendasar lainnya terpaksa harus menggunakan air bekas tambak ini.

Sementara, untuk keperluan minum dan memasak, ibu-ibu rumah tangga di dusun ini harus berjalan ke dusun tetangga yang berjarak cukup jauh. Mereka lalu menaruh jeriken berisikan 10 liter air di atas kepala. Demi satu jeriken berisi 20 liter air, warga harus membeli dengan harga Rp5 ribu.

Meski pemerintah setempat sudah sering memberikan bantuan air bersih melalui mobil tangki pemadam kebakaran, warga masih sangat berharap kebutuhan air bersih mereka bisa tercukupi lantaran bantuan dari pemerintah ini masih sangat jauh dari yang diharapkan.

PILIHAN:
Truk Hantam Avanza, Dua Pembina Pramuka Tewas
(zik)
Berita Terkait
Menteri Siti Nurbaya...
Menteri Siti Nurbaya Ingatkan Pentingnya Kebijakan Water Balance
Warga Bontoa Jalan Puluhan...
Warga Bontoa Jalan Puluhan Kilometer untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Karawang Mulai Kekeringan,...
Karawang Mulai Kekeringan, BPBD Pasok Air Bersih hingga Tengah Malam
Lahan Pertanian Alami...
Lahan Pertanian Alami Kekeringan, Petani di Aceh Terancam Gagal Panen
Atasi Kekeringan, Pemkab...
Atasi Kekeringan, Pemkab Bekasi Bakal Pasang Pipa dan Buat Sumur
El Nino Meningkat Lebih...
El Nino Meningkat Lebih 50%, Potensi Kekeringan Makin Nyata
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
7 jam yang lalu
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
8 jam yang lalu
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
9 jam yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
10 jam yang lalu
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
10 jam yang lalu
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved