Psikis Korban Penganiayaan Masih Labil

Sabtu, 01 Agustus 2015 - 11:14 WIB
Psikis Korban Penganiayaan...
Psikis Korban Penganiayaan Masih Labil
A A A
GRESIK - Kondisi fisik korban penganiayaan bibi, GAZ, 6, berangsur membaik. Hanya, psikis bocah perempuan ini masih membutuhkan pemulihan untuk menghilangkan trauma yang dialami.

Saat ini Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Gresik masih membatasi kerabat maupun handai tolan yang ingin bertemu bocah malang tersebut. “Secara umum kondisi kesehatannya membaik. Hanya, perlu dijaga kestabilan psikisnya,” ujar Miftachul Huda, Sekretaris BKBPP Gresik, kemarin.

Saat ini, korban masih di rumah aman P2TP2A. Korban sudah dapat bermain dan tertawa lepas. Bahkan, sudah dapat meminta makan sehari lebih dari tiga kali. Hanya saja, lukanya masih membekas dan dalam proses penyembuhan. “Untuk menjaga psikisnya, kami melarang semua orang untuk menjenguk. Hanya orang-orang tertentu yang kami izinkan,” kata Huda.

Selain itu, P2TP2A bekerja sama dengan Unit PPA Satreskrim Polres Gresik mendatangkan psikiater. Tujuannya untuk menangani psikologi korban yang diduga terkena traumatik yangcukupakutsehinggakorban seolah-olah sudah kebal terhadap penganiayaan yang dila-kukan tersangka. “Kami memanggil psikiater untuk menangani khusus psikologi korban. Ini penting sehingga korban saat kembali ke orang tuanya dapat beraktivitas secara normal,” kata AKP Iwan Hari Poerwanto Kasatreskrim Polres Gresik.

Kendati begitu, proses perkara penganiayaan korban yang dilakukan Siti Masturah Ulfa, 40, warga Perumahan Sumput Asri, Dusun Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, tetap dilanjutkan. Hanya, tersangka sudah menyatakan meminta maaf kepada orang tua korban yang juga kakak iparnya, Gusti Amrullah, 40.

Pengakuan Amrullah seusai diperiksa, dia sudah menerima maaf atas perilaku adik iparnya. Bahkan, dia menganggap bahwa yang terjadi pada anaknya adalah bagian dari ujian dalam hidup. Sebab, selama ini memang dia tidak perhatian dengan korban, termasuk memberikan nafkah.

“Saya tahunya dari adik saya. Namun, sebe-lumnya saya bermimpi bahwa anak saya terjatuh dan hanyut dalam sungai. Terus rasanya makan juga tidak enak. Makanya, saat saya dikontak adik saya mengabari kejadian ini, saya langsung pulang,” aku pria yang tinggal di Kalimantan itu.

Seperti diberitakan, polisi mengamankan tersangka yang hamil tiga bulan. Karena mendapati laporan setahun terakhir menganiaya keponakan berinisial GAZ, 6. Selain dianiaya secara fisik, korban juga mendapati penganiayaan psikis. Korban juga disuruh mengerjakan pekerjaan rumah, mengepel, mencuci, menyetrika, hingga memijat tersangka.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang No 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Ashadi ik
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
54 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved