Ahok Ingin Tersangka Kasus UPS Segera Disidangkan
Rabu, 29 Juli 2015 - 11:45 WIB
Ahok Ingin Tersangka Kasus UPS Segera Disidangkan
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin tersangka dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) untuk sejumlah sekolah segera disidangkan.
Di mana dalam kasus ini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah menetapkan dua tersangka yakni Alex Usman dan Zainal Soleman.
"Proses saja ke pengadilan tersangka-tersangkanya supaya ada efek jera ya. Ini yang kami harapkan," kata Ahok sebelum menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).
Kehadirannya sebagai saksi, lanjut Ahok, juga diharapkan bisa mempercepat pelengkapan berkas terhadap dua tersangka tersebut. Sehingga, bisa segera dibawa ke meja hijau.
"Makanya saya datang supaya cepat, selesai supaya masalah ini cepet dibawa ke pengadilan," terangnya. (Baca: Ahok Diperiksa Bareskrim, Taufik: Selamat Menikmati!)
Sementara itu, saat ditanya belum ada tersangka lain dalam perkara ini. Mantan politikus Partai Gerindra ini enggan berkomentar.
"Saya enggak tahu, tanya sama Bareskrim, saya enggak tahu," pungkasnya.
PILIHAN:
Orang Dekat Pejabat Kemendag Dibawa ke Polda Metro
Musim Kemarau, Kebakaran Intai Warga Jakarta
Di mana dalam kasus ini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah menetapkan dua tersangka yakni Alex Usman dan Zainal Soleman.
"Proses saja ke pengadilan tersangka-tersangkanya supaya ada efek jera ya. Ini yang kami harapkan," kata Ahok sebelum menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).
Kehadirannya sebagai saksi, lanjut Ahok, juga diharapkan bisa mempercepat pelengkapan berkas terhadap dua tersangka tersebut. Sehingga, bisa segera dibawa ke meja hijau.
"Makanya saya datang supaya cepat, selesai supaya masalah ini cepet dibawa ke pengadilan," terangnya. (Baca: Ahok Diperiksa Bareskrim, Taufik: Selamat Menikmati!)
Sementara itu, saat ditanya belum ada tersangka lain dalam perkara ini. Mantan politikus Partai Gerindra ini enggan berkomentar.
"Saya enggak tahu, tanya sama Bareskrim, saya enggak tahu," pungkasnya.
PILIHAN:
Orang Dekat Pejabat Kemendag Dibawa ke Polda Metro
Musim Kemarau, Kebakaran Intai Warga Jakarta
(ysw)