Ini Penuturan Tetangga Bocah Kekerasan Ibu Kandung

Sabtu, 04 Juli 2015 - 01:38 WIB
Ini Penuturan Tetangga...
Ini Penuturan Tetangga Bocah Kekerasan Ibu Kandung
A A A
JAKARTA - GT bocah 12 tahun ini diduga kuat mengalami penganiayaan yang dilakukan LSR (47) ibunda tercinta. GT yang tak kuat menahan penderitaannya ini pun mengadu ke tetangga.

FB tetangga GT mengaku sangat terkejut begitu mengetahui korban bercerita kerap menerima perlakukan kasar dari sang orangtuanya.
Menurut FB, saat tengah bermain bersama anaknya di rumah, GT pernah bercerita kalau sering kali mendapatkan perlakun buruk dari ibu kandung hanya karena persoalan sepele.

"Korban bercerita sering mendapatkan perlakuan kasar dari ibunya. Tangan GT pernah digergaji oleh ibunya pada dua tahun lalu, bekasnya juga memang masih ada. Dari kondisi psikologisnya saat cerita, dia pun tampak tertekan," ujar FB kepada wartawan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat 3 Juli 2015 kemarin.

Naluri keibuan FB pun akhirnya tergerak untuk melaporkan perbuatan ibu GT ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). FB mengatakan, masih ada luka bekas robekan di bagian kepala GT.
Tangan GT pun tampak lebam menghitam dan terdapat guratan bekas luka akibat tindak kekerasan yang dilakukan oleh ibunya itu, yakni LSR. "Korban takut pulang ke rumah. Makanya, GT boleh menginap di tempat saya. Korban ini anak kedua dari tiga bersaudara," katanya.

Warga lainnya SS menerangkan, pada saat GT berumur 6 tahunan, suami LSR meninggalkannya. LSR pun terpaksa harus memenuhi kebutuhan tiga anaknya itu seorang diri.

"Korban ini anaknya baik, mau diatur. Dari pengakuan sang anak, dia (GT) suka dipukul karena ibunya mempunyai persoalan rumah tangga," terangnya. Susi menambahkan, anak kedua dari tiga bersaudara itu berwajah bule, karena ayah kandung dan ibunya diketahui seorang ekspatriat warga negara asing.

Pilihan:

Sadis, Ibu di Cipulir Tega Gergaji Tangan Anak Kandungnya
Ibu Gergaji Anaknya, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Ibu Kandung GT Bantah Gergaji Anak
(whb)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
36 menit yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
1 jam yang lalu
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
2 jam yang lalu
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
2 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
3 jam yang lalu
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved