Lulus SMA Anak Bu RT Maling Motor, Sudah 16 Kali

Minggu, 28 Juni 2015 - 13:11 WIB
Lulus SMA Anak Bu RT...
Lulus SMA Anak Bu RT Maling Motor, Sudah 16 Kali
A A A
BANDUNG - Demi minuman keras dan foya-foya bersama temannya, seorang pemuda yang baru saja lulus dari SMA Banten ini nekat melakukan curanmor di beberapa tempat perumahan, di Kota Bandung.

Bukannya mencari pekerjaan, NWK (17) yang diketahui merupakan anak Ibu RT di daerahnya ini malah mencari jalan pintas untuk mencari kekayaan dengan terjun ke dunia kriminal.

Tak tanggung, pelaku curanmor spesialis perumahan ini mengaku telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di 16 TKP.

Kanit Reskrim Polsek Lengkong Iptu M Alfan menuturkan, aksi terakhir pemuda ingusan ini terhenti saat polisi mencokok NWK di kediamannya setelah sebelumnya polisi mendapatkan laporan adanya tindakan pencurian bermotor di wilayah Lengkong.

"Berbekal laporan tersebut, Unit Reskrim Polsekta Lengkong melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mencokok NWK di sekitar Jalan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung," terangnya, Minggu (28/6/2015).

Polisi lalu melakukan penggeledahan di kediaman korban, dan menemukan beberapa barang bukti alat dan kendaraan hasil curian.

"Kami melakukan penangkapan di rumah tersangka dan ditemukan dua buah motor, yaitu Honda Beat dan Honda Vario. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan dua buah astag dan satu buah motor honda vario hasil curian," sambungnya.

Dikatakan, tersangka ini melakukan pencurian dengan temannya yang berinisial S yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Modus yang dipakai keduanya ini dengan melakukan hunting keliling sekitar perumahan.

"Ketika menemukan sasaran, pelaku langsung mengambil kendaraan tersebut dengan astag lalu hasil curian motor dijual oleh Soni (DPO)," terangnya.

Berdasarkan pengakuan NWK kepada polisi, tindakan curanmor ini baru dilakukannya selama dua bulan. Tersangka mengaku telah mencuri di belasan TKP. "Berdasarkan pengakuan, pelaku ini telah melakukan aksi sebanyak 16 kali," bebernya.

Alasannya NWK melakukan tindakan tersebut hanya untuk tambahan jajan saja. "Padahal Ibunya Bu RT kok," tegasnya.

Dia melanjutkan, hasil curian tersebut dijual oleh partner kriminalnya S ke wilayah Garut dengan harga miring. "Dijualnya sekitar Rp2-3 jutaan. Uang itu nantinya buat foya-foya sama beli minuman keras," pungkasnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti alat yang digunakan untuk melakukan pencurian, yakni dua astag dan delapan unit motor hasil curian. Lantaran masih di bawah umur, NWK dititipkan di Lapas Anak Sukamiskin.
(san)
Berita Terkait
Sadis, Warga Bakar Hidup-Hidup...
Sadis, Warga Bakar Hidup-Hidup Pria Tak Dikenal Usai Diduga Sebagai Pencuri
Pemulung di Binjai Nekat...
Pemulung di Binjai Nekat Gondol Mesin Itung Uang Milik Bank
Motor Lagi Dipanasi...
Motor Lagi Dipanasi Dibawa Kabur, Nahas Si Maling Terjatuh dan Ditangkap
Tiga Oknum Pegawai dan...
Tiga Oknum Pegawai dan Petugas Kebersihan Kompak Curi Obat di Rumah Sakit
Tepergok Sembunyi di...
Tepergok Sembunyi di Selokan, Diduga Pelaku Curanmor Ini Jadi Bulan-bulanan Warga
Pasangan Pria dan Wanita...
Pasangan Pria dan Wanita Nekat Curi Helm di Area Parkir Rumah Sakit
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
52 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved