Pelaku Cabul Diarak Warga ke Kantor Polisi

Sabtu, 27 Juni 2015 - 06:00 WIB
Pelaku Cabul Diarak...
Pelaku Cabul Diarak Warga ke Kantor Polisi
A A A
MANADO - Sejumlah warga Kelurahan Lawangirung Kecamatan Wenang, mengarak salah satu pelaku pencabulan anak di bawah umur ke Mapolresta Manado, Jumat (26/2015).

Pelaku bernama Effendy Canon (30), warga setempat dianggap sudah meresahkan masyarakat dengan serangkaian ulah asusilanya terhadap para anak-anak perempuan di bawah umur yang ada di Kelurahan Lawangirung.

Hal ini mencuat, setelah orang tua salah satu korban melaporkan hal tersebut ke kepolisian. Dimana pelaku memeluk dan meraba alat kelamin korban sebut saja jingga (7), pada Rabu 24 Juni 2015.

Dan setelah hasil visum dikeluarkan pihak rumah sakit, terbukti ada luka goresan ringan kemerahan di kelamin Jingga.

Cerita ini pun berkembang di antara warga Kelurahan tersebut, dimana pada akhirnya beberapa anak mengakui pernah mengalami hal serupa yang dialami Jingga.

Warga pun tersulut emosi dan bahkan nyaris membakar kediaman pelaku. Namun pada akhirnya, pelaku di bawa ke Polresta Manado untuk diproses hukum.

"Setelah salah seorang orang tua korban lapor polisi pada 24 Juni 2015, ternyata ada anak-anak lainnya yang mengalami hal serupa, dan orang tua korban pun datang melaporkan hal yang sama ke polisi," ujar orang tua Jingga,

Menurut dia, ada sekitar delapan bocah yang mengalami tindakan asusila yang dilakukan tersangka. Dimana modus yang dilakukannya dengan langsung memeluk dan meraba-raba bagian sensitive anak-anak.

"Kita tanya pelaku mengapa begitu sama anak saya. Dia mangaku itu karena dia sayang anak-anak. tapi bukan begitu caranya," ungkapnya.

Sementara itu Kasubbag Humas Polresta Manado AKP Barthomeus Dambe membenarkan adanya laporan sejumlah warga di Lawangirung terhadap pelaku.

"Tadi ada dua yang datang melaporkan. Totalnya sudah ada tiga korban yang melapor, rata-rata umur korban 7-8 tahun," ujarnya.

Menurut dia, karena ini menyangkut anak di bawah umur, maka yang tangani unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polresta Manado."Kita masih selidiki, pelaku masih diambil keterangan dan juga masih akan mengumpulkan saksi-saksi," katanya.

Dikatakan, jumlah korban saat ini baru tiga yang di laporkan. Terkait banyaknya informasi yang menyebut jumlah korbannya di atas angka tersebut, Dambe memastikan pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini. "Kita akan dalami," pungkasnya.

Adapun informasi dari sejumlah warga di Lawangirung, kejahatan asusila sudah dilakukan sejak setahun silam. Namun baru terungkap sekarang, karena adanya yang melaporkan.
(nag)
Berita Terkait
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Polri Periksa 3 HP Milik...
Polri Periksa 3 HP Milik Eks Kapolres Ngada yang Rekam Perbuatan Asusila
Jurus Ampuh Dukun Cabul...
Jurus Ampuh Dukun Cabul di Lampung hingga Leluasa Cabuli 3 Tetangganya
Bareskrim Tangkap 3...
Bareskrim Tangkap 3 Predator Asusila Anak, Perbuatan Direkam Lalu Diperjualbelikan
Bejat! Pria Ini Seret...
Bejat! Pria Ini Seret dan Cabuli Anak di Bawah Umur saat Sholat di Masjid
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved