Sekar Optimistis Kuasai Pasar

Jum'at, 19 Juni 2015 - 09:00 WIB
Sekar Optimistis Kuasai...
Sekar Optimistis Kuasai Pasar
A A A
SURABAYA - PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) kian optimistis mampu menguasai pasar makanan olahan dan pakan udang.

Beroperasinya dua pabrik di Cikupa, Tangerang, Banten, dan Lamongan, Jawa Timur, tahun ini diyakini bisa meningkatkan produksi. Kedua pabrik itu adalah PT Karna Nutri Industri (KNI) dan PT Bumi Pangan Utama (BPU). PT KNI merupakan hasil relokasi pabrik di Sidoarjo yang terkena dampak Lumpur Lapindo ke Lamongan.

Pabrik seluas 4,3 hektare yang dibangun dengan biaya Rp100 miliar ini akan memproduksi pakan udang dan pakan ikan, sedangkan PT BPU seluas 3,4 hektare dengan biaya pembangunan Rp200 miliar, khusus untuk produksi makanan olahan.

“Pencairan ganti rugi dari pemerintah akibat Lumpur Lapindo langsung kami pakai untuk relokasi pabrik. Ganti ruginya sebesar Rp40 miliar, itu hanya bisa untuk lahan saja. Kekurangannya sebagian diperoleh dari pinjaman,” kata Direktur Keuangan PT SKBM, Freddy Adam setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPS) di Hotel Shangri-La, Surabaya kemarin.

Menurut Freddy, target produksi akan naik sebesar 20% dari total produksi di KNI sebanyak 14.400 ton per tahun. Sementara BPU punya kapasitas produksi sebesar 1.000 ton per bulan atau 12.000 ton per tahun. Namun untuk awal akan diproduksi sekitar 200 -300 ton per bulan.

Presiden Direktur PT SKBM Harry Lukmito mengatakan, kondisi pasar global dan menguatnya dolar Amerika memiliki dampak terhadap produksi dan pendapatan Sekar Bumi. Namun, pasar masih membutuhkan makanan udang, baik lokal maupun mancanegara. Hal ini terlihat dengan volume produksi yang masih sama dengan tahun lalu. “Kalau pabrik beroperasi, saya kira bisa memproduksi lebih banyak lagi. Permintaan masih banyak,” katanya.

Harry menerangkan, pihaknya sedang memasang strategi memperkuat pasar. Selain mengincar pasar lokal, PT Sekar juga memperkuat pasar mancanegara, seperti ke China, Jepang, dan Eropa Timur.

Arief ardliyanto
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
17 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
45 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
52 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved