Usir Semut, Nenek 78 Tahun Tewas Terpanggang

Jum'at, 19 Juni 2015 - 08:56 WIB
Usir Semut, Nenek 78...
Usir Semut, Nenek 78 Tahun Tewas Terpanggang
A A A
PONOROGO - Kebiasaan nenek Jematun, 78, mengusir semut berakibat fatal. Kios sembako dan bensin ecerannya terbakar hebat.

Bahkan, janda tua ini harus meregang nyawa setelah terpanggang api yang melalap tempat tinggalnya. Kebakaran yang menimpa kios milik Jematun di Dusun Tangbong, Desa Wringin Anom, RT 04/02, Kecamatan Sambit, ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (17/6). Kejadian berlangsung setelah warga selesai melaksanakan ibadah salat tarawih dan tengah saling mengantarkan makanan menjelang puasa atau megengan.

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran diduga terjadi karena sang nenek berusaha mengusir serangga dan semut di lantai rumahnya dengan cara membakar tongkol jagung yang dicelupkan bensin, lalu dibakar. Hal ini diungkapkan sejumlah warga yang sempat mengetahui nenek Jematun tengah melakukan kebiasaannya itu saat mereka mengantarkan megengan ke rumah nenek Jematun.

“Ketika warga pulang dari tarawih, mereka terkejut karena rumah nenek Jematun mulai terbakar. Dimungkinkan, si nenek mau mengusir semut seperti biasa, tapi ternyata ember yang dipakai sebagai wadah bensin untuk mencelup bensin tumpah sehingga menyambar api di tongkol jagung atau tongkol jagung yang sudah menyala dicelupkan ke ember berisi bensin, kemudian terjadi kebakaran,” tutur Kepala Satreskrim Polres Ponorogo AKP Hasran yang memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) kemarin.

Meski mengetahui terjadi kebakaran, warga tidak berani memberikan pertolongan. Mereka khawatir terjadi ledakan karena di kios milik Jematun terdapat belasan tabung gas elpiji kemasan 3 kg. Warga hanya bisa melapor ke petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. Rumah kios yang terbuat dari dinding tembok, rangka kayu, dan atap genteng itu pun habis terbakar dan nyaris rata dengan tanah.

“Warga tidak berani mendekat, hanya mematikan dengan alat seadanya untuk yang di luar saja. Yang di dalam atau lokasi nenek itu tidak terjangkau. Api padam setelah dua unit mobil PMK datang dan melakukan pemadaman. Sekitar pukul 24.00, api benar-benar padam,” ujar Hasran.

Setelah api padam, petugas dari Polres Ponorogo langsung melakukan olah TKP. Dari olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga pemicu kebakaran, di antaranya sisa bekas jeriken yang diduga sebelumnya berisi bensin dan besi gantungan ember tempat pengisian bensin yang berada di sekitar lokasi penemuan jasad korban. Barang bukti yang ditemukan dikirim ke Laboratorium Forensik Polri di Polda Jatim.

Jasad nenek Jematun yang sudah mirip arang dikirim ke RSUD dr Harjono untuk diperiksa. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab dari kebakaran yang menelan korban jiwa ini.

Dili eyato
(ftr)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
17 menit yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
50 menit yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
53 menit yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
1 jam yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
2 jam yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
5 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved