Konvoi Dikawal, Pengamat Yakin Ada Oknum Polisi

Jum'at, 12 Juni 2015 - 09:40 WIB
Konvoi Dikawal, Pengamat...
Konvoi Dikawal, Pengamat Yakin Ada Oknum Polisi
A A A
JAKARTA - Pengawalan dari pihak kepolisian tidak boleh diberikan kepada sembarangan kelompok atau perorangan, termasuk konvoi yang kerap dilakukan kendaraan super mewah. Hal itu berdasarkan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

Hal itu disampikan oleh pengamat transportasi dari Universitas Tarumanegara (UI) Leksmono Suryo Putranto. Kata dia, pengawalan yang dilakukan polisi hanya boleh digunakan oleh Presiden dan wakilnya, dan dalam keadaan darurat seperti ambulance serta pemadam kebakaran (damkar).

"Nah kalau ada konvoi di luar itu dikawal artinya ada oknum. Pimpinan pun tidak akan mengakuinya soal oknum itu. Jadi sulit untuk mengusutnya," kata Leksmono saat dihubungi, Kamis 11 Juni 2015.

Leksmono menjelaskan, selain ada oknum yang mengawal, keberadaan mobil mewah berpelat polisi palsu akibat sebuah kebijakan yang menyulitkan. Menurutnya, orang-orang menengah ke atas itu prinsipnya sama dengan kelas menengah ke bawah. Dimana, mau mendapatkan barang mewah dengan biaya pengeluaran sekecil-kecilnya.

"Segala kepemilikan barang mewah entah itu mobil atau rumah itu syaratnya bukan hanya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Tetapi harus mendapatkan tanda bukti pembayaran seluruh pajaknya. Ini kan menyulitkan, akibatnya timbullah mobil mewah bernomor polisi palsu," tuturnya.

Dengan banyaknya mobil mewah palsu tersebut, Leksmono tidak akan yakin penerapan Elektronik Road Pricing (ERP) berjalan normal.

"Kami Selasa (16 Juni) akan rapat penyesuaian database Dinas Pajak dan Korlantas. Hal itu menyebabkan, pelaksanaan ERP tidak terelasisasi," ujarnya.

PILIHAN:


Marak Mobil Mewah Bodong, Orang Kaya Takut Bayar Pajak


Oknum Polisi Jadi Beking Mobil Mewah Bodong Akan Ditindak

Polisi Selidiki Asal Ducati Bodong Penabrak Polisi
(mhd)
Berita Terkait
Potret Atraksi Polisi...
Potret Atraksi Polisi Cilik Adu Keterampilan hingga Variasi Gerak Lalu Lintas di Semarang
Bandel, Satlantas Polresta...
Bandel, Satlantas Polresta Barelang Tertibkan Beberapa Truk Bawa Pasir
Kreatif tapi Kriminal!...
Kreatif tapi Kriminal! Modus Copot Pelat Nomor Belakang Biar Lolos ETLE Bikin Polisi Geram
Simak! Ini Arti Warna...
Simak! Ini Arti Warna Dasar Rambu Lalu Lintas
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Operasi Zebra Candi...
Operasi Zebra Candi 2020, Polres Salatiga Utamakan Tindakan Preventif
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
7 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved