Bustram Semarjawi Tak Laik Jalan

Senin, 08 Juni 2015 - 09:31 WIB
Bustram Semarjawi Tak...
Bustram Semarjawi Tak Laik Jalan
A A A
SEMARANG - Bustram Semarjawi (Semarang Jalan-Jalan Wisata) yang beroperasi sejak Maret 2015 lalu dinilai belum memenuhi standar keamanan. Bus dengan atap terbuka ini belum mengantongi izin laik jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang AKBP Pungky Bhuana mengatakan bustram tingkat itu berbahaya jika dibiarkan beroperasi dengan keadaan seperti sekarang. Menurut dia, dari pihak Dishubkominfo Semarang belum mengeluarkan izin tipe, KIR, uji karoseri, maupun izin laik jalan.

“Orang di kendaraan terbuka (bak terbuka) harus pakai helm dan sabuk pengaman. Meski rutenya hanya di kota lama, tapi itu jelas berbahaya,” kata dia. Pungky mengaku sudah dua kali melayangkan surat teguran ke pihak pengelola dan Pemkot Semarang terkait izin kelayakan bus tersebut. Khususnya, agar memerhatikan unsur keselamatan penumpang. “Intinya, harus mengutamakan aspek keselamatan. Akan lebih baik jika semua dilengkapi dulu,” katanya.

Diketahui, Bustram Semarjawimempunyairute seputarankota lama. Bus ini hanya melayani masyarakat pada Selasa–Kamis mulai pukul 18.00–20.00 WIB. Lalupada Jumatdanakhirpekan, pukul 16.00–21.00 WIB. Pada Sabtu dan Minggu; 08.00–10.00 WIB dan 15.00–20.00 WIB. Khusus Sabtu, ada jadwal perjalanan tambahanpada pukul21.00WIB. Lokasinya di Taman Srigunting, Kawasan Kota Lama Semarang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan, pengelolaan bus Semarjawi saat ini dipasrahkan oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat bernama Peduli Jateng. Pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti. “Itu kan saat ini dikelola oleh LSM, silakan kontak LSM itu langsung saja,” kilahnya beberapa waktu lalu.

Selain belum laik jalan karena belum mengantongi izin operasional, tarif bus Semarjawi juga dinilai terlalu mahal. Pegiat pariwisata Kota Semarang Benk Mintosih menilai tarif pengunjung untuk menaiki bus Semarjawi senilai Rp15.000 itu terlalu mahal dan memberatkan. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, Agus Harmunanto mengatakan, pihaknya mendukung langkah Polrestabes agar bus Semarjawi dilengkapi suratsuratnya.

Bahkansebenarnya pihaknya dulu sudah meminta perusahaan yang memberi hibah bus itu (Telkomsel) agar segera mengajukan dilakukannya uji tipe ke kementerian terkait. “Dulu memang sudah meminta kepada pengelola bus tersebut agar melakukan uji tipe kekementerian. Tapi sampai sekarang tampaknya belum dilakukan,” katanya.

Uji tipe untuk menentukan apakah kendaraan tersebut layak jalan di jalanan umum. Ia menyarankan sebaiknya secepatnya uji tipe tersebut diajukan. Supaya jika ada kekurangan yang harus disempurnakan maka dapat segera dilakukan. Hal itu demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, juga daripada harus kucing-kucingan dengan kepolisian ketika beroperasi di jalan.

”Selama ini kan kadang kena tilang oleh kepolisian karena surat-suratnya memang belum ada. Seharusnya setiap kendaraan baru baik perakitan maupun buatan pabrik harus dilakukan uji tipe dulu. Kalau lolos ya pasti akan keluar surat-suratnya,” kata Agus Harmunanto.

Eka setiawan/ m abduh/ andika prabowo
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
32 menit yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
8 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
8 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
9 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
9 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved