Harga Tinggi, Petani Bawang Panen Lebih Awal

Jum'at, 05 Juni 2015 - 10:17 WIB
Harga Tinggi, Petani...
Harga Tinggi, Petani Bawang Panen Lebih Awal
A A A
KULONPROGO - Sejumlah pe tani bawang merah di Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, memanen dini tanaman mereka.

Hal itu dilakukan karena har ga bawang merah di pasaran cukup tinggi. Dengan cara ini petani yakin mendapat untung yang lumayan besar. Salah seorang petani di Desa Demangrejo, Kuswanto, mengatakan, idealnya tanaman bawang merah akan siap dipanen ketika masuk usia 55 hari. Meski begitu dirinya dan sejumlah petani yang lain sudah mulai memanen ketika usia bawang merah baru 50 hari.

“Mumpung harganya masih bagus, kita pa - nen lebih dini,” ujar Kaswanto. Saat ini bawang merah un tuk kebutuhan bumbu dapur dia jual di kisaran Rp25.000 - RpRp30.000. Sementara un tuk bawang yang akan dipakai un tuk bibit dijual di kisaran Rp40.000–Rp50.000.“Sebenar nya kualitasnya memang ku rang dan terserang ulat, tetapi harganya masih bagus,” ucapnya. Diakuinya kondisi cuaca mem buat kualitas bawang merah yang dikembangkan tidak optimal. Saat kondisi normal dia bisa memanen hingga 3,5 kuintal.

Sementara tahun ini ha nya mencapai dua kuintal. Ini terjadi lantaran saat masa ta nam terendam air hujan, dan ke tika memasuki usia dewasa justru banyak terserang ulat dan hama. Seorang petani di Sri ka ya ngan, Sentolo, Saminem, mengatakan, kualitas bawang yang dikembangkan memang kurang bagus. Banyak serangan ha ma yang merusak daun dan akar. Petani sudah mengupayakan dengan melakukan penyemprotan. “Sebenarnya sudah kami semprot. Daripada banyak yang rusak, kami panen lebih dulu mumpung harganya ma sih mahal,” ucap Saminem.

Diketahui, harga bawang me rah di Pasar Wates, harganya ma sih cukup tinggi. Per kilogramnya dijual di kisaran Rp30.000–Rp35.000. Hal ini telah terjadi sejak sepuluh hari belakangan. Harga cenderung stabil dan tidak kunjung turun. Padahal, pada awal Mei lalu, harga bawang merah hanya di kisaran Rp15.000–Rp20.000. “Harga nya masih stabil. Ini bisa terjadi sampai puasa dan hari raya,” ujar Sumiyem, pedagang bumbu di Pasar Wates.

Kuntadi
(ars)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved