Sempat Terseret Motor, Pencuri Burung Tewas Mengenaskan

Kamis, 04 Juni 2015 - 10:20 WIB
Sempat Terseret Motor,...
Sempat Terseret Motor, Pencuri Burung Tewas Mengenaskan
A A A
SEMARANG - Seorang pencuri burung tewas dengan kepala penuh luka di Jalan Tlogomulyo RT2/RW5, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Kamis (4/6/2015).

Pria yang belakangan diketahui bernama Suwito (50) tersebut merupakan warga Dukuh Kalimas, Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Suwito saat itu gagal kabur setelah sempat mencoba mencuri 2 burung jenis derkuku dari rumah warga bernama Kasrun Hidayat (40). Suwito sempat terseret motor temannya saat mencoba kabur dari kejaran warga.

Kasrun mengaku sempat mengintip dari balik jendela saat mendengar suara mencurigakan dari depan rumah. Ternyata, Suwito sedang mengambil dua burung derkuku di sangkar yang digantung di depan rumah.

"Adik saya bernama Nur Safaat (34), keluar, meneriaki. Pelakunya lari, dua sangkar burungnya jatuh di depan rumah," kata Kasrun di TKP.

Suwito terus berlari ke arah temannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor matic Honda Beat. Motor sempat coba dinyalakan, tapi tak kunjung menyala. Saat itu Suwito malah berlari meninggalkan temannya.

"Adik saya sempat pukul yang masih di atas motor. Sempat berkelahi. Yang lari (Suwito) balik, memukul adik saya," tambah Kasrun.

Saat itu motor akhirnya bisa menyala. Nur Safaat sembari mencoba melawan, meneriaki maling. Di sinilah warga mulai keluar mengepung.

Dua pelaku berboncengan motor sempat coba kabur dengan tancap gas motor. Namun, Suwito terjatuh dari boncengan dan sempat terseret sekira 10 meter. Dia akhirnya terjatuh dan menghantam jalanan paving. Itu tepatnya di Jalan Taman Tlogomulyo.

"Yang membonceng keseret dan jatuh. Temannya sempat berhenti, berteriak Astaghfirullah, tapi akhirnya naik motor lagi ke arah barat," tambah Mudai (40),warga sekitar.

Dari situ Suwito akhirnya tewas. Namun, polisi masih terus mendalami keterangan ini. Sebab, saat petugas Unit Olah TKP dan Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang menyelidiki, ditemukan sejumlah benda.

Mulai dari batu terdapat bercak darah hingga potongan rambut. Menjelang pukul 09.00 WIB jasad Suwito masih dibiarkan tergeletak di tengah jalanan paving itu. Korban memakai celana pendek jeans warna abu-abu, kaos biru dan jaket warna ungu.

Kepala Unit Reskrim Polsek Pedurungan AKP Bachrin menduga ada unsur penganiayaan di balik tewasnya Suwito. "Kalau info awalnya kecelakaan. Tetapi setelah di cek awal (Olah TKP), ada dugaan bekas pukulan benda keras di kepala. Ini masih kami dalami, dugaannya ada penganiayaan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
37 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved