Betor Tetap Akan Ditilang

Kamis, 28 Mei 2015 - 10:42 WIB
Betor Tetap Akan Ditilang
Betor Tetap Akan Ditilang
A A A
YOGYAKARTA - Pemda DIY tetap bersikukuh meminta kepolisian untuk menindak pengemudi becak motor (betor). Sebab, kendaraan modifikasi ini belum pernah menjalani uji kelayakan.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) DIY Rudy Soelistyono menegaskan, Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan jelas melarang operasional betor karenabelumadanya ujikelayakan dan keselamatan. "Sebenarnya esensinya di situ. Jadi meski pun SE Gubernur DIY dicabut, tidak akan berpengaruh," ungkap usai menerima ratusan pengemudi betor di Kepatihan, kemarin.

Sebelumnya ratusan pengemudi betor menggelar aksi di DPRD DIY dan Kantor Gubernur Kepatihan, kemarin. Mereka meminta agar tilang terhadap betor dihentikan. Mereka juga mendesak agar Surat Edaran (SE) Gubernur tentang pelarangan operasional betor dicabut.

Ketua Paguyuban Betor Yogyakarta Suparmin mengatakan, SE Gubernur DIY menjadi alasan polisi menilang dan menindak pengemudi betor. "Kami minta surat edaran Gubernur DIY dicabut. Beberapa rekan kami ditangkap. Bahkan saat di pol pun ada yang disita," katanya.

Kepala Biro Hukum Setda DIY Dewo Isnu Broto Imam Santoso mengatakan, permintaan pencabutan SE Gubernur DIY tidak akan berpengaruh terhadap penindakan pihak berwajib atas pelanggaran peraturan lalu lintas. "Meski surat edaran dicabut, namun kepolisian tetap berpegang pada undang-undang lalu lintas," kata dia.

Kasubdit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa Lalu Lintas Polda DIY AKBP N Affandi menegaskan, penindakan yang dilakukan polisi berdasarkan pelanggaran. Betor tidak dapat memenuhi unsur kelayakan dan keselamatan seperti tertuang dalam UU 22/- 2009. "Intinya kami tetap menjalankan tugas berdasarkan undang- undang," ungkapnya.

Dia menambahkan, betor merupakan kendaraan modifikasi. Berdasarkan perundangundangan, kendaraan yang sudah dimodifikasi seperti boleh digunakan dijalan umum selama sudah melalui uji kelayakan. "Silakan saja, tapi sampai saat ini (betor) kan belum ada uji kelayakannya," katanya.

Affandi mengungkapkan, kendaraan yang masih standar buatan pabrik saja harus tetap melalui uji kelayakan sebelum digunakan di jalan umum. Dengan demikian, polisi tetap akan tetap menilang betor.

Ridwan anshori
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
16 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
33 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
41 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved