Menjaga Kelestarian Alam dan Patuhi Leluhur

Minggu, 24 Mei 2015 - 10:31 WIB
Menjaga Kelestarian...
Menjaga Kelestarian Alam dan Patuhi Leluhur
A A A
Hutan larangan mungkin bagi sebagian orang hanya sebuah mitos belaka. Namun tahukah bila ternyata hal itu masih menjadi kepercayaan bagi warga yang telah puluhan tahun menetap di Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Sesuai aturan yang diterapkan setiap orang hanya memiliki waktu tertentu dan terbatas jika ingin memasuki leuweungatau hutan yang memiliki luas sekitar tiga hektare itu. Kampung yang terletak sekitar 800 meter dari Jalan Raya Banjaran- Pangalengan ini juga menjadi salah satu daerah yang masih menjaga kelestarian budayanya. Satu rumah adat yang tak pernah berubah dari sisi kontruksi serta identik dengan lima buah jendela yang memiliki makna ibadah shalat lima waktu merupakan hal lain yang dirawat sejak 1950-an oleh warga setempat.

Para pengunjung yang hendak bertamu pun diwajibkan saat memasuki rumah harus menggunakan kaki bagian kanan. Tak heran bila hinggi kini kondisi alam, serta kehidupan masyarakat di Kampung Adat Cikondang menjadi sebuah saksi sejarah jika sejak zaman dahulu amanat dan pesan para leluhur terus dijaga dan tetap dilestarikan. Juru kunci Kampung Adat Anom Juhana menuturkan jika dahulu di kampungnya terdapat sekitar 40 rumah. Namun sekitar tahun 1942 sempat dilanda kebakaran hebat hingga akhirnya menghanguskan puluhan rumah.

“Dari puluhan rumah yang terbakar warga menyelamatkan satu rumah yang bisa disaksikan hingga kini,” tuturnya. Rumah berukuran 8 x 12 meter tersebut masih menyimpan peninggalan dari zaman dulu. Seperti bilik rumah yang berumur sekitar 300 tahun dan kalender hijriyah untuk menghitung waktu bulan Ramadan yang tetap dipampang di dalamnya. Sampai sekarang, lanjut dia, bentuk rumah juga tidak pernah dan tidak boleh diubah harus tetap sama.

“Sekalipun ada kebocoran bagian rumah boleh diganti tapi dengan bahan yang sama. Radio, televisi dan barang elektronik dilarang berada di dalam rumah,” sambungnya. Selain rumah adat yang masih bertahan, lanjut dia, di sebelah rumah terdapat area leuweung(hutan) larangan. Di hari-hari tertentu tidak di per - kenankan orang satu pun yang masuk ke dalamnya. Selain itu wanita yang sedang haid atau menstruasi juga dilarang keras untuk memasuki kawasan leuweungsesuai dengan aturan dari para leluhur.

“Hari Selasa, Jumat, dan Sabtu menjadi hari pantangan untuk masuk ke dalam leuweung.Jika melanggar bisa ada sanksi yang dirasakan pelanggarnya,” terangnya. Meski dirinya tidak menjelaskan secara rinci terkait sanksi namun pelanggar yang tetap nekad masuk ke kawasan hutan yang memiliki luas sekitar tiga hektare itu bisa menerima resiko yang akan dialaminya sendiri. Anom pun menceritakan bila kakeknya pernah merasakan akibat karena melanggar aturan dengan tetap masuk ke dalam leuweungpada hari yang dilarang.

“Dari cerita yang saya dapatkan memang masuk ke sana tidak boleh apapun tujuan dan alasannya. Kakek saya juga bahkan mengalami luka di bagian mata karena tak menghiraukan aturan leluhur,” katanya.

Dila Nashear
Kabupaten Bandung
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
32 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved