Begini Awal Derita Lima Saudara Kandung Ditelantarkan Orangtuanya

Senin, 18 Mei 2015 - 21:29 WIB
Begini Awal Derita Lima...
Begini Awal Derita Lima Saudara Kandung Ditelantarkan Orangtuanya
A A A
BEKASI - Kisah pahit lima saudara kandung yang ditelantarkan orangtuanya di Cibubur terjadi sejak awal tahun 2014. Sejumlah tetangga yang menolong korban diancam orangtua pelaku untuk tidak ikut campur urusan keluarga mereka.

Fatimah(47), warga di Cluster Nusa Dua, blok E Perumahan Citra Gran Cibubur tetangga UP dan NS menceritakan kisah lima orang saudara kandung yang dianiaya dan ditelantarkan oleh orangtuanya.

Kisah itu terjadi pada awal tahun 2014. Fatimah bersama tetangga lain melihat kejanggalan dari keluarga DN tersebut. Ia dan tetangga sering lihat DN berada di luar rumah.

Dirinya mengaku sudah sempat lapor ke Polisi dan ketua RT Giri Santoso, ketua RT sebelumnya. Kata Fatimah, Giri pada waktu itu sudah melaporkan ke pihak kepolisian, namun ketika pihak kepolisian sudah ke rumah, mereka tidak mendapati kedua orangtua korban.

"Polisi minta difoto untuk bukti kalo sudah pernah datang, dan untuk berikan teguran buat orangtua pelaku," kata Fatimah kepada wartawan, Senin (18/5/2015).

Akibat teguran tersebut, lanjut Fatimah, dalam beberapa hari, DN sudah tidak kelihatan berada di luar rumah. Tetapi, seminggu kemudian DN kembali berada diluar. "Saya sering bilang ke Satpam untuk kasih makanan dan mengurus DN," lanjutnya.

Fatimah pun menceritakan kalau dirinya bersama tetangga yang lain sempat diancam oleh orangtua DN. Orang tua pelaku, katanya, tidak mau kalau urusannya dicampuri oleh orang lain.

"Malah sempat mengancam mau laporkan saya ke Polisi," keluhnya. Mendapat respon yang tidak menyenangkan, Fatimah pun sempat tidak mau peduli lagi dengan DN.
Namun dirinya merasa kasihan ketika melihat DN ditelantarkan di luar rumah lagi tanpa diurus sama sekali oleh orangtuanya.

Baru pada pada Kamis 14 Mei 2015, Polda Metro Jaya mengamankan pasangan suami istri UP dan NS karena mendapatkan laporan warga. Selain mengamankan UP dan NS, petugas telah membawa kelima anak kecil tersebut ke rumah aman.
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
4 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
7 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
7 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
9 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
9 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
10 jam yang lalu
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved