100.000 Tanaman Organik Disertifikasi

Senin, 18 Mei 2015 - 10:42 WIB
100.000 Tanaman Organik...
100.000 Tanaman Organik Disertifikasi
A A A
BATU - Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kota Batu berencana menyertifikasi 100.000 jenis sayur dan buah organik yang ditanam di polyback di pekarangan rumah milik warga.

Sertifikasi sayur dan buah-buahan organik ini akan dilakukan tim independen. “Tahun ini program kami melakukan sertifikasi tanaman organik yang ditanam masyarakat di halaman rumahnya,” kata Kepala Distanhut Kota Batu, Sugeng Pramono, kemarin. Dia mengungkapkan, sejak 2012, Distanhut Kota Batu berusaha menyukseskan program pertanian organik. Langkah pertama yang dilakukan yakni merevitalisasi lahan di tujuh titik, terutama di kawasan kebun apel di Kecamatan Bumiaji.

Kemudian pada 2013–2014, memperbanyak jumlah lahan percobaan dan penelitian tanaman organik di sembilan desa, yakni Sumber Brantas, Tulungrejo, Giripurno, Sumberjo, Junrejo, Torongrejo, Pendem termasuk Pandanrejo dan Kelurahan Temas. Langkah ketiga, pada 2015, ujar Sugeng, dengan memperluas area intensifikasi pekarangan organik (IPO) di seluruh desa dan kelurahan di Kota Batu.

“Pemerintah sudah menyiapkan 100.000 polyback beserta benih sayur dan buah organik. Benihnya kami sebar per RW. Nanti, setiap rumah, kami wajibkan menanam sayuran organik. Untuk pemasarannya, pemerintah siap membantu menjualnya,” kata Sugeng. Masih kata dia, pemerintah sudah menyiapkan pupuk organik padat dan cair, termasuk benih tanaman organik.

Total pupuk organik yang disediakan sebanyak 1.000 ton. Pupuk ini akan dibagikan kepada seluruh petani yang menanam sayuran dan buah-buahan organik. Lurah Sisir, Dian Fachroni mengatakan, sudah menyiapkan 5.000 polyback dan benih sayuran organik. Tahap awal penanaman sayuran organik dilaksanakan di rumah ketua RW dan RT se- Kelurahan Sisir.

Berikutnya, pengembangan sayuran organik akan dilakukan di pekarangan rumah warga. “Teman-teman Karang Taruna Kelurahan Sisir siap memasarkan produk sayuran organik yang ditanam masyarakat,” tutur Dian setelah me-launching pekarangan organik di Taman Wilis, Kelurahan Sisir, kemarin siang.

Maman adi saputro
(ars)
Berita Terkait
DPW PKS Jawa Timur Siap...
DPW PKS Jawa Timur Siap Sinergi dan Kolaborasi Bangun Jawa Timur
Inflasi Jawa Timur September...
Inflasi Jawa Timur September Tertinggi di Pulau Jawa
China Mendominasi Impor...
China Mendominasi Impor Jawa Timur
BPH Migas bersama Anggota...
BPH Migas bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gelar Sosialisasi
Hari Pertama PPKM, 792...
Hari Pertama PPKM, 792 Warga Jatim Positif COVID-19
Gubernur Khofifah dan...
Gubernur Khofifah dan Dubes Finlandia Jajaki Potensi Kerjasama Pendidikan dan Teknologi
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Kratom, Tanaman Herbal...
Kratom, Tanaman Herbal yang Viral Karena Masuk Kategori Narkotika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved