Trauma, Bocah Ditelantarkan Akui Diborgol dan Dipukul Pistol

Jum'at, 15 Mei 2015 - 21:16 WIB
Trauma, Bocah Ditelantarkan...
Trauma, Bocah Ditelantarkan Akui Diborgol dan Dipukul Pistol
A A A
JAKARTA - Berdasarkan pengakuan AD (8), putra sulung pasangan UP dan NS, bocah itu sempat mengalami kekerasan fisik menggunakan pistol korek api. Akibatnya, anak korban penelantaran pasangan suami istri itu mengalami trauma yang cukup serius.

"Dia (AD) cerita, kalau pernah diborgol, diancam sama pistol korek, dipukul sampai berdarah," kata pakar psikologi anak dari Universitas Indonesia (UI) Sarlito W Sarwono kepada menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa di Safe House Jalan Karya Bhakti, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2015).

Dia meneruskan, keempat anak pasangan UP dan NS tersebut ketakutan jika teringat kedua orang tuanya. Sementara putri bungsunya, D terus mencari sang ibu.

"Mereka takut kalau ingat orang tuanya, kecuali yang paling kecil, masih nyari ibunya, yang lain tidak," katanya. (Baca: Telantarkan 5 Anak, Dosen Ini Ditangkap Polda Metro Jaya)

Dia memastikan, kedua orang tua AD dan keempat saudarinya mengalami gangguan psikologis. Pasalnya, keempat putrinya disekap di dalam rumah dengan kondisi mengenaskan. "Orangtua mereka ada gangguan psikologis," tutupnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan pasangan suami istri UP dan NS karena diduga menelatarkan lima anaknya. Selain mengamankan UP dan NS, petugas telah membawa kelima anak kecil tersebut ke rumah aman.

"Diduga kuat UP dan NS ini melakukan kekerasan psikis dan menelantarkan kelima anaknya yang berinisial LA (10), CK (10), DI (8), AL (5) dan DIN (4)," kata Kanit I Subditumum Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Budi Towoliu di Jakarta, Kamis 14 Mei 2015.
(mhd)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
1 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
4 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
4 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
6 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
6 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved