Cerita Pagi

Prostitusi di Indonesia, Ini Sejarahnya dari Masa ke Masa

loading...
Prostitusi di Indonesia, Ini Sejarahnya dari Masa ke Masa
Pablo Picasso, Les Demoiselles dAvignon, 1907. Foto/MoMA via Wikimedia Commons Fair Use
Cerita pengungkapan kasus prostitusi online oleh Polda Jatim, Sabtu (5/1/2019). Menyisakan cerita bombastis dan nilai bayaran yang fantastis hingga Rp80 juta.

Artis Vanessa Angel (VA) dan model majalah dewasa, Avriellia Shaqqila (AS) menjadi buah bibir, ketika keduanya di-booking oleh pengusaha asal Kota Surabaya, dengan bayaran Rp80 juta, dan Rp25 juta.

Seperti kasus prostitusi online yang sudah pernah dibongkar. Kasus ini juga melibatkan dua mucikari yang berperan menghubungkan antara artis dan pemesannya. Dua mucikari tersebut telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolda Jatim.

Fakta ini mengonfirmasi bahwa prostitusi merupakan sebuah bisnis yang polanya telah terbangun sejak berabad-abad lalu. SOP-nya sederhana dan hampir sama di seluruh dunia, yakni penjual (PSK), mucikari (opsional), dan pembeli (hidung belang). Bertemu, bercinta, dan membayar.

Dalam Wakhudin (2006), Proses Terjadinya Degradasi Nilai Moral pada Pelacur dan Solusinya (Thesis), Bandung, Program Studi Pendidikan Umum, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), disebutkan bahwa praktik prostitusi telah ada sejak zaman kerajaan di Jawa.

Raja yang memiliki kekuasaan penuh menguasai apa saja yang ada di bumi. Kekuasaan raja ini juga tercermin dari banyaknya selir yang dimiliki. Beberapa orang selir tersebut adalah puteri bangsawan yang diserahkan kepada raja sebagai tanda kesetiaan.



Sebagian lagi merupakan persembahan dari kerajaan lain, ada juga selir yang berasal dari lingkungan keluarganya dengan maksud agar keluarga tersebut mempunyai keterkaitan dengan keluarga istana.

Oleh karena itu, status perempuan pada zaman kerajaan Mataram adalah sebagai upeti (barang antaran) dan sebagai selir.

Perlakuan terhadap perempuan sebagai barang dagangan tidak terbatas hanya di Jawa, kenyataan juga terjadi di seluruh Asia, di mana perbudakan, sistem perhambaan dan pengabdian seumur hidup merupakan hal yang biasa dijumpai dalam sistem feodal.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top