Pemprov Jatim Siapkan 9 Lahan Pemakaman Khusus Kasus Corona

Rabu, 08 April 2020 - 09:57 WIB
Pemprov Jatim Siapkan...
Pemprov Jatim bekerjasama dengan Perhutani, untuk menyediakan lahan pemakaman khusus kasus Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
Pemprov Jatim, bekerjasama dengan Perhutani menyediakan lahan pemakaman jenazah khusus kasus Covid-19. Total saat ini ada sebanyak sembilan titik lokasi bidang tanah yang disiapkan.

Penyediaan lahan pemakaman ini dilakukan oleh Pemprov Jatim merespon sejumlah penolakan jenazah kasus Covid-19 yang sempat muncul di beberapa daerah lantaran adanya stigma dan ketakutan di masyarakat. Lahan pemakaman khusus kasus Covid-19 ini diharapkan menjamin keamanan masyarakat dan keluarga korban.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Perhutani terkait penyediaan lahan untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19. Total sudah ada sembilan titik bidang tanah yang disediakan oleh Perhutani dan siap digunakan. Masing-masing luasannya sekitar 1.000 meter persegi," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (8/4/2020).

Sembilan titik lokasi pemakaman tersebut sudah disediakan menyebar di daerah Jatim. Tujuannya agar setiap daerah tidak jauh jika akan melakukan pemakaman jenazah kasus Covid-19 ini.

"Lokasi detailnya tidak diumumkan. Tetapi rumah sakit rujukan baik pertama maupun utama sudah kami koordinasikan. Pihak Polsek dan Koramil juga sudah terinformasi," tegas Khofifah.

Dia menambahkan, setiap titik lahan pemakaman yang disediakan untuk korban covid-19 sudah memenuhi syarat dan protokol kesehatan yang ada. Misalnya tidak boleh kurang dari 50 meter dari sumber air tanah, dan tidak kurang dari 500 meter jaraknya dari pemukiman.

Selain itu setiap jenazah yang akan dimakamkan di lokasi tersebut sudah diterapkan protokol pemulasaraan jenazah yang benar. Termasuk yang memakamkan harus menggunakan APD lengkap, proses penguburan jenazah dilakukan sesuai dengan ketentuan syariah dan protokol medis. "Proses ini dilakukan dengan cara memasukkan jenazah bersama peti ke dalam liang kubur tanpa harus membuka peti, plastik, dan kafan," pungkas Khofifah.
(eyt)
Berita Terkait
Jatim Dapat Bantuan...
Jatim Dapat Bantuan 41.000 Reagen PCR Kit, Kapasitas Lab Jadi 1.102 Tes/Hari
OPOP, Penggerak Perekonomian...
OPOP, Penggerak Perekonomian Indonesia di Tengah Pandemi COVID-19
Langkah Pemprov Jatim...
Langkah Pemprov Jatim Percepat Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi COVID-19
Pembangunan Jatim Fokus...
Pembangunan Jatim Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
Gubernur-Ketua DPRD...
Gubernur-Ketua DPRD Jatim Soroti Kurangnya Ruang Observasi Covid-19 di Surabaya
Jumlah Positif Covid-19...
Jumlah Positif Covid-19 Bertambah 36 Orang, Pemprov Jatim Gencarkan Rapid Test
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
56 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved