Pembangunan Jatim Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
Senin, 27 April 2020 - 21:11 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Pemprov Jatim menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jatim Tahun 2021 secara virtual. Musrenbang dilakukan melalui video conference dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (27/4/2020).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pandemi Covid-19 di Jatim memerlukan perhatian yang cukup serius. Sebab menimbulkan korban jiwa, material dan berdampak pada sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu, fokus pembangunan diarahkan kepada percepatan pemulihan ketahanan ekonomi. Yakni fokus pemulihan industri, pariwisata, investasi, kesehatan dan infrastruktur di Jatim,” kata Khofifah.
Sektor yang paling terkena imbas adalah sektor jasa seperti pariwisata. Imbas lain Covid-19 terhadap perekonomian antara lain adalah penurunan kinerja ekspor, penurunan kinerja pertumbuhan ekonomi. Terutama pada sektor-sektor terdampak seperti akomodasi, transportasi, retail, dan manufaktur serta penurunan aliran modal.
“Melihat dampak tersebut, kami berupaya untuk mengeluarkan beberapa kebijakan sosial ekonomi,” ujar Khofifah.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pandemi Covid-19 di Jatim memerlukan perhatian yang cukup serius. Sebab menimbulkan korban jiwa, material dan berdampak pada sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu, fokus pembangunan diarahkan kepada percepatan pemulihan ketahanan ekonomi. Yakni fokus pemulihan industri, pariwisata, investasi, kesehatan dan infrastruktur di Jatim,” kata Khofifah.
Sektor yang paling terkena imbas adalah sektor jasa seperti pariwisata. Imbas lain Covid-19 terhadap perekonomian antara lain adalah penurunan kinerja ekspor, penurunan kinerja pertumbuhan ekonomi. Terutama pada sektor-sektor terdampak seperti akomodasi, transportasi, retail, dan manufaktur serta penurunan aliran modal.
“Melihat dampak tersebut, kami berupaya untuk mengeluarkan beberapa kebijakan sosial ekonomi,” ujar Khofifah.
Lihat Juga :