Sekda: Ojol Bandung Boleh Bawa Penumpang, Tak Perlu Demo
Selasa, 14 Juli 2020 - 00:33 WIB
loading...
A
A
A
Ema mengemukakan, rapid dan swab test untuk pengemudi ojol itu hanya imbauan kepada Aplikator. Namun, imbauan itu ternyata dimaknai berbeda sehingga pengemudi ojol merasa terbebani.
"Namanya imbauan untuk kebaikan tapi malah jadi keberatan. Akhirnya sama pak Wali (Wali Kota Bandung Oded M Danial) tidak usah (rapid-swab teset). Silakan jalan, bisa narik penumpang," ujar Sekda.
Semua syarat yang diberikan Pemkot Bandung kepada aplikator penyedia layanan angkutan penumpang berbasis dalam jaringan (daring), tutur Ema, bertahap sudah dipenuhi.
Saat ini, tinggal penerapan di lapangan dan konsistensi perlu dijaga. "Prinsipnya mereka sudah tinggal jalan. Cuma kami minta konsisten seperti waktu simulasi. Mereka harus pakai pembatas, menyiapkan pelindung rambut untuk penumpang. Supaya tidak bersentuhan langsung dengan helm yang dipakai. Intinya jangan sampai ada sentuhan antara penumpang dengan driver," pungkas Ema.
Seperti diberitakan, ribuan pengemudi ojol berunjuk rasa di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/7/2020) pagi. Dalam aksinya itu, mereka menuntut Pemkot Bandung memberi izin mengangkut penumpang dan menolak rapid-swab test atau tes COVID-19.
"Namanya imbauan untuk kebaikan tapi malah jadi keberatan. Akhirnya sama pak Wali (Wali Kota Bandung Oded M Danial) tidak usah (rapid-swab teset). Silakan jalan, bisa narik penumpang," ujar Sekda.
Semua syarat yang diberikan Pemkot Bandung kepada aplikator penyedia layanan angkutan penumpang berbasis dalam jaringan (daring), tutur Ema, bertahap sudah dipenuhi.
Saat ini, tinggal penerapan di lapangan dan konsistensi perlu dijaga. "Prinsipnya mereka sudah tinggal jalan. Cuma kami minta konsisten seperti waktu simulasi. Mereka harus pakai pembatas, menyiapkan pelindung rambut untuk penumpang. Supaya tidak bersentuhan langsung dengan helm yang dipakai. Intinya jangan sampai ada sentuhan antara penumpang dengan driver," pungkas Ema.
Seperti diberitakan, ribuan pengemudi ojol berunjuk rasa di Balaikota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (13/7/2020) pagi. Dalam aksinya itu, mereka menuntut Pemkot Bandung memberi izin mengangkut penumpang dan menolak rapid-swab test atau tes COVID-19.
(awd)
Lihat Juga :