Aksi Curang Warga Sikat Cantolan Sembako di Kudus Terekam CCTV
Senin, 13 Juli 2020 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Bungkusan itu dicantolkan oleh warga. Kemudian bungkusan itu boleh diambil warga yang membutuhkan, dengan jumlah sewajarnya, serta gratis. Terpantau di lokasi, ada sekitar 10 bungkusan tergantung. Seorang warga setempat terlihat mengambil satu bungkus untuk kebutuhan di rumahnya.
Cantolan sembako ini adalah inovasi warga dan relawan. Hal itu sebagai bentuk kesadaran masyarakatnya dalam berpartisipasi di masa pandemi. “Dari warga sendiri, menyediakan apapun itu. Yang dibutuhkan masyarakat yang lebih ditaruh situ. Yang butuh bisa mengambil,” kata Yusuf.
Menurutnya, bahan sembako dan lainnya yang dicantolkan itu hampir setiap hari berganti. Bisa jadi berisikan tahu, tempe, sayur, gula atau lainnya. “Kalau mereka ada kelebihan, pasti. Dari warga, untuk warga,” ujarnya.
Keberadaan cantolan sembako itu memang menumbuhkan semangat warga untuk berbagi. Tidak heran jika setiap hari pasti ada bungkusan yang dicantolkan. Tidak ada jumlah batasan menaruh bungkusan di cantolan tersebut.
Perempuan muda, Liana Dewi (20), mengatakan dirinya bersama penduduk desa lainnya merasa terbantu dengan adanya bungkusan cantolan sembako. “Membantu sekali bagi warga yang terdampak COVID-19. Ini ada tahu, telur, sayuran, ya kebutuhan sembako. Ini bentuk kita saling membantu warga dengan warga yang lain,” katanya.
Cantolan sembako ini adalah inovasi warga dan relawan. Hal itu sebagai bentuk kesadaran masyarakatnya dalam berpartisipasi di masa pandemi. “Dari warga sendiri, menyediakan apapun itu. Yang dibutuhkan masyarakat yang lebih ditaruh situ. Yang butuh bisa mengambil,” kata Yusuf.
Menurutnya, bahan sembako dan lainnya yang dicantolkan itu hampir setiap hari berganti. Bisa jadi berisikan tahu, tempe, sayur, gula atau lainnya. “Kalau mereka ada kelebihan, pasti. Dari warga, untuk warga,” ujarnya.
Keberadaan cantolan sembako itu memang menumbuhkan semangat warga untuk berbagi. Tidak heran jika setiap hari pasti ada bungkusan yang dicantolkan. Tidak ada jumlah batasan menaruh bungkusan di cantolan tersebut.
Perempuan muda, Liana Dewi (20), mengatakan dirinya bersama penduduk desa lainnya merasa terbantu dengan adanya bungkusan cantolan sembako. “Membantu sekali bagi warga yang terdampak COVID-19. Ini ada tahu, telur, sayuran, ya kebutuhan sembako. Ini bentuk kita saling membantu warga dengan warga yang lain,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :