Aksi Curang Warga Sikat Cantolan Sembako di Kudus Terekam CCTV

Senin, 13 Juli 2020 - 20:22 WIB
loading...
Aksi Curang Warga Sikat...
Tindakan oknum dari luar wilayah menyikat habis cantolan sedekah sembako yang dipasang di Desa Rendeng, Kudus, Jawa Tengah terungkap berkat rekaman kamera CCTV. Foto/iNews TV/Taufik Budi
A A A
KUDUS - Warga Desa Rendeng, Kudus , Jawa Tengah memiliki cara unik mengatasi krisis pangan di masa pandemi COVID-19 . Mereka membuat cantolan sedekah sembako agar bisa dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.

Namun, bukan tanpa kendala. Beragam sembako yang dicantolkan di dinding pojok Jalan Ekaprayan RT1/RW1 Desa Rendeng sempat habis karena disikat oknum warga luar desa. Aksi tak terpuji itu pun diketahui setelah warga membuka rekaman CCTV.

Kepala Desa Rendeng Muhamad Yusuf menuturkan, segala aktivitas di depan cantolan terekam CCTV. Sehingga akan tampak orang-orang yang menaruh dan mengambil bungkusan sembako di cantolan tersebut. (Baca juga: Mengaku Bisa Selesaikan Kasus, Oknum LSM di Bengkulu Tipu Kades Rp50 Juta)

"Ada juga aksi seseorang yang mengambil seluruh bungkusan di cantolan sembako itu. Itu dilakukan oleh warga desa lain. Berhenti, diambilkan semua dan dimasukkan di jok sepeda motor,” beber Yusuf, Senin (13/7/2020). (Baca juga: Status Artis HH, Kapolda Sumut: Kita Tunggu Hasil Gelar Perkara)

Konsep saling berbagi ini terbilang unik, yakni sebuah cantolan yang terpasang di dinding pojok jalan. Di cantolan itu terdapat beraneka bungkusan plastik berisikan sembako, mi instan, tempe, sayuran mentah, dan lainnya. Terdapat tulisan “Ambil secukupnya tonggomu keluargamu, guyub rukun migunani”.

Bungkusan itu dicantolkan oleh warga. Kemudian bungkusan itu boleh diambil warga yang membutuhkan, dengan jumlah sewajarnya, serta gratis. Terpantau di lokasi, ada sekitar 10 bungkusan tergantung. Seorang warga setempat terlihat mengambil satu bungkus untuk kebutuhan di rumahnya.

Cantolan sembako ini adalah inovasi warga dan relawan. Hal itu sebagai bentuk kesadaran masyarakatnya dalam berpartisipasi di masa pandemi. “Dari warga sendiri, menyediakan apapun itu. Yang dibutuhkan masyarakat yang lebih ditaruh situ. Yang butuh bisa mengambil,” kata Yusuf.

Menurutnya, bahan sembako dan lainnya yang dicantolkan itu hampir setiap hari berganti. Bisa jadi berisikan tahu, tempe, sayur, gula atau lainnya. “Kalau mereka ada kelebihan, pasti. Dari warga, untuk warga,” ujarnya.

Keberadaan cantolan sembako itu memang menumbuhkan semangat warga untuk berbagi. Tidak heran jika setiap hari pasti ada bungkusan yang dicantolkan. Tidak ada jumlah batasan menaruh bungkusan di cantolan tersebut.

Perempuan muda, Liana Dewi (20), mengatakan dirinya bersama penduduk desa lainnya merasa terbantu dengan adanya bungkusan cantolan sembako. “Membantu sekali bagi warga yang terdampak COVID-19. Ini ada tahu, telur, sayuran, ya kebutuhan sembako. Ini bentuk kita saling membantu warga dengan warga yang lain,” katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Soroti Keamanan di Jakarta,...
Soroti Keamanan di Jakarta, Pramono Gandeng Polda untuk Integrasikan CCTV
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Program RSLH Ubah Nasib...
Program RSLH Ubah Nasib Ratusan Warga Kudus, 128 Rumah Dibangun Ulang
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Diperiksa Buntut Laporan...
Diperiksa Buntut Laporan Eks ART, Erin Wartia Beberkan Rekaman CCTV
Kisah Haru Sitimah,...
Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved