DBH Migas Turun, Bupati Sumenep: Program Pengentasan Kemiskinan Jadi Terganggu

Kamis, 12 Januari 2023 - 19:25 WIB
loading...
DBH Migas Turun, Bupati...
Achmad Fauzi, Bupati Sumenep. (Ist)
A A A
SUMENEP - Upaya Madura keluar dari jerat kemiskinan semakin sulit dilakukan. Pasalnya, empat wilayah di Madura mengalami penurunan dalam penerimaan dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas).

Kabupaten Sumenep, misalnya, sebagai wilayah penyangga utama kebutuhan migas di Jawa Timur, pada 2023 hanya mendapatkan Rp32.774.642.000. Ada pengurangan dari penerimaan 2022 yang mencapai Rp56.568.465.000.

Artinya, Sumenep kehilangan pendapatan sebesar Rp 23.793.823.000. Dampaknya, membuat upaya melawan kemiskinan menjadi terganggu.

“DBH turun, otomatis berpengaruh terhadap program-program pengentasan kemiskinan,” kata Achmad Fauzi, Bupati Sumenep.

Kendati demikian, Fauzi menilai kondisi tersebut tak boleh membuat pemerintah kabupaten berpangku tangan. Meski tak bisa mengandalkan APBD untuk mengentaskan kemiskinan, Fauzi memastikan pihaknya melakukan cara lain, Seperti melibatkan pihak ketiga.

Di bawah komando Fauzi, Pemerintah Kabupaten Sumenep menerapkan skema pentahelix, memanfaatkan kegiatan tanggung jawab perusahaan (CSR) dalam program pengentasan kemiskinan.

Seperti diketahui, Sumenep menerima DBH migas 2023 sebesar Rp32.774.642.000, lebih rendah dibandingkan 2022 sebesar Rp56.568.465.000. Jika dibagi dengan total 1.134.810 penduduk, maka setiap warga Sumenep hanya mendapatkan Rp28.881.

Jumlah yang sama juga ketika dikaitkan dengan empat wilayah di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Pembagian DBH migas untuk wilayah Madura masih jauh dari kesesuaian.

Pasalnya, dalam alokasi DBH migas yang diterima Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep pada 2023, nilainya sekadar Rp123 miliar.

Menurut Fauzi, dengan nilai Rp123 miliar, satu orang Madura hanya memperoleh Rp31.273. Seperti diketahui, jumlah penduduk Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep jika ditotal mencapai 3,9 juta.

“Kalau kita bagi, DBH migas sebesar Rp123 miliar dengan jumlah penduduk yang ada di Madura, maka satu orang hanya mendapatkan Rp31 ribuan,” kata Achmad Fauzi.

Baca: Jalan di Lokasi TPA Sarimukti Ambles, Antrean Truk Sampah Mengular.

Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS), biaya hidup per kapita yang ada wilayah Madura jauh dari nilai DBH yang diterima per kepala. Di Bangkalan, misalnya, mencapai Rp696.199. Sementara Sampang sebesar Rp663.069, Pamekasan Rp678.583, dan Sumenep Rp1.101.593.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Aparat Didesak Tindak...
Aparat Didesak Tindak Pabrik Rokok di Sumenep Diduga Langgar Izin Operasi Mesin Pelinting
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Bikin Geger! Benda Mirip...
Bikin Geger! Benda Mirip Torpedo Mengapung di Pinggir Pantai Sumenep
Partai Perindo dan Pemprov...
Partai Perindo dan Pemprov Jateng Bersinergi Entaskan Kemiskinan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Rekomendasi
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Berita Terkini
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved