3 Rute Kereta Api Daop 7 Madiun Alami Keterlambatan

Senin, 02 Januari 2023 - 18:01 WIB
loading...
3 Rute Kereta Api Daop...
Tiga rute Kereta Api Daop 7 Madiun masih mengalami keterlambatan meski jalur kereta api antara Semarang Tawang- Alastua sudah berangsur normal. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
BLITAR - Perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Semarang Jawa Tengah pada Senin ini (2/1/2023) dinyatakan normal setelah 2 hari terendam banjir . Namun demikian, masih terdapat 3 rute yang terlambat.

PT KAI menyatakan jalur kereta api antara Semarang Tawang- Alastua sudah bisa dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas.

"Mulai pukul 01.00 WIB pagi tadi, alhamdulillah banjir sudah surut dan sudah dilakukan uji keselamatan sehingga berhasil dilalui oleh Kereta Api dengan kecepatan terbatas," ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto kepada wartawan Senin (2/1/2023).

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Pelayanan Stasiun Semarang Tawang Berangsur Normal

Banjir di Stasiun Tawang Semarang sempat berdampak juga pada jalur kereta api Daop 7 Madiun yang melintasi Semarang.

Sebanyak 5 rute perjalanan yang melintasi Semarang sempat dialihkan melalui jalur selatan. Yakni menempuh rute perjalanan Stasiun Solo Balapan, Yogyakarta, Purwokerto Cirebon dan Jakarta.



Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan kereta api menuju Semarang serta Tegal, kata Supriyanto pada Senin ini (2/1) sudah bisa dilayani secara normal.

Namun hasil pantauan dari Pusat Pengendali Wilayah Daop 7 Madiun hingga 2 Januari 2023, masih terlihat beberapa perjalanan kereta api yang mengalami kelambatan.

Baca juga: Imbas Banjir Semarang, Daop 7 Madiun Alihkan 5 Perjalanan KA via Jalur Selatan

Terpantau pada pukul 10.00 WIB, ada 3 perjalanan kereta api yang mengalami kelambatan. Yakni Plb 7034a Brantas Tambahan relasi Pasar Senin – Blitar. KA yang semestinya sampai Stasiun Blitar pukul 06.50 WIB, terlambat 267 menit.

Kemudian Plb 110a Brantas (reguler) relasi Pasar Senin – Blitar yang terlambat 653 menit dan Plb 7006C Gajayana Tambahan rute Gambir – Malang, terlambat 150 menit.

"Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan pengembalian bea tiket hingga 100% bagi pelanggan yang terdampak," terang Supriyanto.

Baca juga: Miris! Banjir Belum Surut, Warga Pekalongan Mengungsi ke Bantaran Rel Kereta

Khusus terkait imbas banjir di Semarang ini, PT KAI juga mengeluarkan kebijakan khusus pengembalian tiket. Pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Untuk syarat dan detail ketentuan, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, [email protected], atau media sosial KAI121.

"PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas gangguan yang terjadi," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jogja Tujuan Favorit...
Jogja Tujuan Favorit Penumpang Kereta Api dari Jakarta saat Liburan
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Sambut Libur Panjang...
Sambut Libur Panjang Iduladha, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 9 Kereta Api Tambahan
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
Libur Kenaikan Yesus...
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Kereta Api Membeludak Tembus 196.302 Orang
Tekan Risiko Kecelakaan,...
Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Tutup Sejumlah Pelintasan Sebidang Liar
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Rekomendasi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved