Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Tutup Sejumlah Pelintasan Sebidang Liar
Rabu, 06 Mei 2026 - 09:49 WIB
loading...
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan penutupan sejumlah pelintasan sebidang liar yang dinilai rawan kecelakaan. Foto/Dok KAI
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan penutupan sejumlah pelintasan sebidang liar yang dinilai rawan kecelakaan. Langkah ini merupakan bagian dari program Kementerian Perhubungan yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama KAI dan pemerintah daerah.
Penutupan pelintasan liar dilakukan sebagai upaya pengendalian risiko di jalur rel kereta , khususnya pada titik-titik yang tidak memiliki sistem pengamanan memadai.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan bahwa keberadaan pelintasan liar menjadi salah satu titik rawan dalam operasional perkeretaapian.
Baca Juga: KAI akan Bangun Tugu Kenang Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
"Pelintasan liar umumnya tidak dilengkapi dengan rambu, sinyal, maupun sistem pengamanan yang memadai. Kondisi ini sangat berisiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat. Oleh karena itu, penutupan menjadi langkah preventif yang terus kami lakukan bersama para pemangku kepentingan,” ujar Franoto, Rabu (6/5/2026).
Penutupan pelintasan liar dilakukan sebagai upaya pengendalian risiko di jalur rel kereta , khususnya pada titik-titik yang tidak memiliki sistem pengamanan memadai.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan bahwa keberadaan pelintasan liar menjadi salah satu titik rawan dalam operasional perkeretaapian.
Baca Juga: KAI akan Bangun Tugu Kenang Korban Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
"Pelintasan liar umumnya tidak dilengkapi dengan rambu, sinyal, maupun sistem pengamanan yang memadai. Kondisi ini sangat berisiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat. Oleh karena itu, penutupan menjadi langkah preventif yang terus kami lakukan bersama para pemangku kepentingan,” ujar Franoto, Rabu (6/5/2026).
Lihat Juga :