Banjir, Angin Kencang hingga Tanah Longsor Warnai Pergantian Malam Tahun Baru di Kendal
Sabtu, 31 Desember 2022 - 21:09 WIB
loading...
Ilustrasi angin kencang. Foto: Istimewa
A
A
A
KENDAL - Pergantian malam tahun baru 2023 di Kabupaten Kendal, diwarnai musibah banjir, angin kencang dan longsor. Tercatat, sejumlah desa yang tersebar di 9 kecamatan tergenang banjir.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, lokasi banjir di Kendal berada di Kecamatan Kendal, Brangsong, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Patebon, Weleri, Pegandon, Cepiring dan Rowosari.
"Kecamatan Kaliwungu terbanyak wilayah desanya yang terdampak banjir, yakni 9 desa," katanya, Sabtu (31/12/2022).
Baca juga: Waspada, Angin Kencang Diprediksi Landa Wilayah Ciayumajakuning
Dijelaskan dia, banjir tak hanya menerjang pemukiman, tetapi juga kantor pemerintahan dan sekolah. Di antaranya Kantor BPBD Kabupaten Kendal, lapas, Puskesmas Patebon Dua, RSUD dr Soewondo, kompleks pendopo Kendal, dan SMK Negeri 4.
"Ketinggian muka air banjir berkisar 30-150 cm. Di sektor perumahan, rumah rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 1. Tidak hanya banjir, wilayah Kendal juga mengalami angin kencang," jelasnya.
Angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rowosari, Weleri, Gemuh, Patean dan Kendal. Sementara itu, tanah longsor juga melanda satu desa, yaitu di Desa Tirtomulyo, Kecamatan Plantungan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, lokasi banjir di Kendal berada di Kecamatan Kendal, Brangsong, Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Patebon, Weleri, Pegandon, Cepiring dan Rowosari.
"Kecamatan Kaliwungu terbanyak wilayah desanya yang terdampak banjir, yakni 9 desa," katanya, Sabtu (31/12/2022).
Baca juga: Waspada, Angin Kencang Diprediksi Landa Wilayah Ciayumajakuning
Dijelaskan dia, banjir tak hanya menerjang pemukiman, tetapi juga kantor pemerintahan dan sekolah. Di antaranya Kantor BPBD Kabupaten Kendal, lapas, Puskesmas Patebon Dua, RSUD dr Soewondo, kompleks pendopo Kendal, dan SMK Negeri 4.
"Ketinggian muka air banjir berkisar 30-150 cm. Di sektor perumahan, rumah rusak sedang 1 unit dan rusak ringan 1. Tidak hanya banjir, wilayah Kendal juga mengalami angin kencang," jelasnya.
Angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rowosari, Weleri, Gemuh, Patean dan Kendal. Sementara itu, tanah longsor juga melanda satu desa, yaitu di Desa Tirtomulyo, Kecamatan Plantungan.
Lihat Juga :