Dalam 3 Hari, Tambah 11 Perawat di Jawa Timur Positif COVID-19
Minggu, 12 Juli 2020 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Sebab, ujar dia, masih ada institusi pelayanan kesehatan, baik rumah sakit maupun dinas kesehatan kabupaten kota yang belum terbuka atau jujur dalam memberikan data jumlah perawat terpapar virus Corona.
Nusalam mengemukakan, seluruh perawat yang terinfeksi COVID-19 kini sedang menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit. Selain terpapar saat memberikan pelayanan kesehatan, DPW PPNI Jatim menduga penyebab para perawat terinfeksi positif COVID-19.
"Karena tidak ada tindak lanjut pemeriksaan atau tracking dan treatment dari rumah sakit maupun dinas kesehatan kabupaten kota setelah menemukan perawat yang reaktif seusai melakukan rapid test," ujar dia.
Dari data DPW PPNI Jatim, tutur Nursalam, jumlah perawat yang meninggal sebanyak 12 orang. Korban terbanyak dari Kota Surabaya dengan jumlah 7 orang.
"Sementara itu, data terakhir jumlah kasus positif COVID-19 di Jawa Timur sebanyak 16.123 kasus. Sedangkan di Kota Surabaya mencapai 7.092 kasus," tutur Nursalam.
Nusalam mengemukakan, seluruh perawat yang terinfeksi COVID-19 kini sedang menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit. Selain terpapar saat memberikan pelayanan kesehatan, DPW PPNI Jatim menduga penyebab para perawat terinfeksi positif COVID-19.
"Karena tidak ada tindak lanjut pemeriksaan atau tracking dan treatment dari rumah sakit maupun dinas kesehatan kabupaten kota setelah menemukan perawat yang reaktif seusai melakukan rapid test," ujar dia.
Dari data DPW PPNI Jatim, tutur Nursalam, jumlah perawat yang meninggal sebanyak 12 orang. Korban terbanyak dari Kota Surabaya dengan jumlah 7 orang.
"Sementara itu, data terakhir jumlah kasus positif COVID-19 di Jawa Timur sebanyak 16.123 kasus. Sedangkan di Kota Surabaya mencapai 7.092 kasus," tutur Nursalam.
(awd)
Lihat Juga :