Persoalan Rob hingga Optimalisasi IT untuk Pelayanan Masyarakat Jadi PR Pemkot Semarang
Kamis, 29 Desember 2022 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
“Memang ada kenaikan bahan pokok perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), belanja atau konsumsi masyarakat lebih tinggi, tapi secara yoy (Year on Year) inflasi di bawah 5 persen, sehignga sesuai target dan terlampaui semuanya,” sambung Mbak Ita.
Terkait infrastruktur yang masih jadi pekerjaan rumah itu dilanjutkan tahun 2023, meliputi persoalan drainase saluran untuk lebih optimal. Wilayah Tambaklorok dan Pedurungan yang kerap diterjang rob juga masih jadi persoalan. Termasuk pula pompa-pompa baru untuk sungai-sungai yang kerap meluap saat debit air meningkat.
“Akan berkurang dampak rob dengan adanya sheet pile yang sudah lelang November lalu dan mulai dikerjakan Januari 2023 ini,” lanjutnya.
Secara umum, sebut Mbak Ita, pihaknya meneruskan program Hendi-Ita. Pihaknya juga menggandeng pihak swasta melalui CSR untuk membantu pembangunan di beberapa titik.
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyu Liluk Winarto menyebut APBD Kota Semarang hampir semuanya terserap dan menyasar masyarakat.
Terkait infrastruktur yang masih jadi pekerjaan rumah itu dilanjutkan tahun 2023, meliputi persoalan drainase saluran untuk lebih optimal. Wilayah Tambaklorok dan Pedurungan yang kerap diterjang rob juga masih jadi persoalan. Termasuk pula pompa-pompa baru untuk sungai-sungai yang kerap meluap saat debit air meningkat.
“Akan berkurang dampak rob dengan adanya sheet pile yang sudah lelang November lalu dan mulai dikerjakan Januari 2023 ini,” lanjutnya.
Secara umum, sebut Mbak Ita, pihaknya meneruskan program Hendi-Ita. Pihaknya juga menggandeng pihak swasta melalui CSR untuk membantu pembangunan di beberapa titik.
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyu Liluk Winarto menyebut APBD Kota Semarang hampir semuanya terserap dan menyasar masyarakat.
Lihat Juga :