5 Aksi Kekerasan di Sulsel Sepanjang Tahun 2022, Nomor 4 Paling Biadab

Kamis, 29 Desember 2022 - 07:07 WIB
loading...
A A A
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald mengatakan dari keterangan kedua pelaku diketahui peristiwa tersebut berawal dari hubungan asmara.

"Salah satu pelaku ini berhubungan dengan seorang wanita. Di mana perempuan ini adalah mantan dari korban. Dan oleh sebab itu korban merasa cemburu dan mencari pelaku sehingga korban sempat menelpon pacar pelaku," tuturnya Kamis, (3/11/2022) malam.

Saat pelaku menemukan korban, ternyata korban yang lebih dulu melontarkan busur ke arah pelaku hingga mengenai paha sebelah kiri dari pelaku. Setelah pelaku terkena busur, teman pelaku mengajak untuk mengejar korban sampai di ujung jembatan Barombong.

"Sempat dibalas dengan busur dan mengenai belakang punggung dan mengenai jaket, di situ korban jatuh dan menghantam pohon dan tembok hingga tewas," jelas Reoland.

4. Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Babak Belur

Hariyadi (37), pria di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) benar-benar laknat dan biadab. Ia begitu tega menganiaya ibu kandungnya sendiri yang berusia 70 tahun hingga babak belur. Perbuatan itu dilakukannya usai menenggak minuman keras (miras).

Kanit PPA Polres Parepare Aipda Dewi Natalia Noya mengatakan, penganiayaan terjadi di rumah mereka di Jalan Atletik, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Bahkan yang dilakukan Hariyadi bukan hanya sekali. Ia sering menganiaya ibunya setiap korban ada kesalahan. Jika ibunya ada salah dikit, seperti baju kotor langsung dianiaya. "Udah sering, aksinya dilakukan setelah dia (Hariyadi) minum miras. Mereka tinggal berdua," kata Aipda Dewi, Rabu (14/12/2022).

Sebenarnya, aksi penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap ibunya ini sudah lama diketahui oleh tetangganya. Namun, warga tidak berani melapor karena takut pelaku marah dan berbuat nekat terhadap mereka.

Karena merasa tidak tahan atas perlakuan anaknya, sang ibu lantas melaporkannya kasus yang dialaminya ke polisi hingga pelaku akhirnya ditangkap. "Dari hasil pemeriksaan, pelaku ini tidak ada gangguan mental. Perbuatannya dilakukan karena terpengaruh miras," ungkap Aipda Dewi.

5. Tawuran Antarpemuda, 1 Remaja Tewas

Suasana di Jalan Petta Punggawa, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (13/3/2022) hiruk pikuk dan mencekamp. Tawuran antarpemuda kembali meletus hari itu. Dalam peristiwa ini Haidar (15) tewas tertembus anak panah di dada.

Mirisnya, pelaku diduga teman semasa kecil korban yang kini jadi musuh saat tawuran. Tiga pemuda berhasil ditangkap petugas Polsek Bontoala Makassar. Tawuran sengit ini terekam kamera CCTV.

Dari rekaman, tampak jelas bagaimana tawuran ini pecah. Antarkelompok saling serang dan lempar batu hingga anak panah meluncur mengenai sasaran.

Polisi yang turun ke TKP berhasil menangkap tiga pemuda yang terlibat tawuran. Barang bukti yang disita antara lain sejumlah senjata tajam, anak panah yang lengkap dengan pelontarnya.

"Pengakuan pelaku yang memanah korban adalah AF. Dipanah dari jarak dekat, 10 meter," kata Kapolsek Bontoala, Kompol Syamsuardi.

Kapolsek menjelaskan, tawuran di perbatasan ini melibatkan pemuda dari Tallo dan Bontoala. Kejadian ini sudah kesekian kalinya. Dendam lama diduga menjadi pemicunya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Pramono Mau Bangun Ring...
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Kampung Melayu, Tawuran Diklaim Menurun
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Rekomendasi
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Berita Terkini
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved