Nur Taufiq, Tahanan Terorisme Rutan Cikeas Meninggal di RS Polri

Senin, 26 Desember 2022 - 18:17 WIB
loading...
Nur Taufiq, Tahanan...
Suasana pemakaman Nur Taufiq di TPU Bergota Kota Semarang, Senin (7/11/2022). Tahanan teroris ini diduga meninggal karena sakit di RS Polri. Foto: MPI/Eka Setiawan
A A A
SEMARANG - Seorang tahanan kasus terorisme bernama Nur Taufiq (46) meninggal dunia . Dia mengembuskan napas terakhirnya di RS Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto alias RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Informasi yang dihimpun di lapangan, dia dilarikan ke RS tersebut tiga hari sebelumnya dari Rutan Cikeas, tempatnya ditahan. Dia meninggal pada Minggu (6/11/2022) sekira pukul 12.45 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy yang dikonfirmasi mengatakan, statusnya masih dalam tahanan Densus 88 untuk proses penyidikan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan untuk selanjutnya disidang.

Baca juga: Napi Teroris di Lapas Indramayu Ikrar Setia ke Pangkuan NKRI

“Meninggal karena sakit, sempat dirawat di rumah sakit,” katanya via WhatsApp, Senin (7/11/2022).

Informasi yang dihimpun, pada 3 November 2022, dia dilarikan ke RS Kramat Jati Polri sekira pukul 09.00 WIB karena keluhan sakit kehilangan nafsu makan. Taufiq kemudian dilakukan tindakan medis dan diarahkan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dia kemudian menjalani rawat inap di Ruang Melati Lantai 2.



Pada Minggu 6 November 2022 sekira pukul 10.00 WIB pihak keluarga membesuknya. Pukul 12.30 WIB dia mengalami gagal nafas dan dilakukan tindakan medis. Pada 12.45 WIB tim dokter menyatakan Taufiq telah meninggal dunia.

Sore harinya, jenazah dibawa ke rumah duka di Kota Semarang difasilitasi Tim Idensos Densus 88 Antiteror/Polri termasuk Satgas Wilayah Jawa Tengah.

Baca juga: 25 Mantan Napi Teroris di Jatim Dibimbing Jadi Petani Kopi

Pada Senin (7/11/2022) sekira pukul 09.00 WIB, dilakukan upacara pemberangkatan jenazah dari rumah duka. Jenazah digotong menggunakan keranda ke masjid terdekat untuk disalatkan. Seratusan pelayat tampak hadir di sana, termasuk aparat kepolisian baik berseragam maupun tidak berseragam.

Setelah dari sana, menggunakan ambulans Baitul Maal (BMT) Anda Kota Semarang, jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota Kota Semarang. Jenazah kemudian dikebumikan di sana.

Tampak di antara para pelayat adalah mantan narapidana terorisme (napiter) dari Kota Semarang. Mulai dari; Taufiq Teguh, Hadi Masykur, Joko Priyono alias Karso hingga Badawi Rachman. Semuanya berangkat dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI), sama halnya dengan almarhum Nur Taufiq. Almarhum ini meninggalkan seorang istri dan 3 anak.

Baca juga: Menghilang 2 Minggu, Ternyata Agus Sujatno Lakukan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Badawi ini pengurus Yayasan Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani), yayasan yang dibentuk sekaligus beranggotakan mantan narapidana terorisme (napiter) khususnya di Kota Semarang dan wilayah pantura Jawa Tengah.

Nur Taufiq ini ditangkap tim Densus 88 pada 22 Desember 2021 lalu di Kota Semarang tepatnya selepas Subuh di Kawasan Pasar Waru, Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Dia punya spesialisasi di bidang Informasi Teknologi (IT).
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Kecelakaan di Tol Japek,...
Kecelakaan di Tol Japek, Korban Dilarikan ke RS Polri
10 Korban Tewas Tabrakan...
10 Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Alami Multiple Trauma
Tangis Keluarga Pecah!...
Tangis Keluarga Pecah! 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta Diserahkan di RS Polri Kramat Jati
Ini Identitas 10 Jenazah...
Ini Identitas 10 Jenazah Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di RS Polri
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved