MES Deli Serdang: Pemerintah Perlu Serap Masukan Akademisi dan Mahasiswa dalam Pembangunan
Sabtu, 24 Desember 2022 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
"Juga menyediakan tangki pengisian BBM subsidi yang dapat berpindah-pindah. Membuat model baru Perta Nelayan sebagai sub-penyalur resmi BBM subsidi berskala kecil, mudah perizinan, dan terjangkau modal," sebutnya.
Ketua PKC PMII Sumatera Utara Muhammad Tarmizi mengungkapkan, mahasiswa Sumatera Utara mendukung penuh upaya pemerintah dalam menyalurkan subsidi yang tepat sasaran. “Itu demi terwujudnya perputaran ekonomi yang stabil di tengah masyarakat,” ujarnya.
Subsidi BBM seperti untuk jenis Pertalite dan Solar dinilai belum sepenuhnya efektif. Senan, banyak yang menikmatinya dari kalangan masyarakat mampu.
"Pemberian subsidi BBM dapat memberikan efek positif seperti pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pemerataan ekonomi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi," kata Area Manager Communication, Relation, & CSR Sumbagut PT. Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria.
Dia menjelaskan, pemberian subsidi layaknya dua mata koin. Kebijakan ini tidak hanya memiliki dampak positif tetapi juga dampak negatif, karena akan menimbulkan pelebaran defisit fiskal.
Sehingga upaya itu, kata dia, dapat mengganggu optimalisasi anggaran negara bagi belanja produktif. Sebab, mengacu pada minyak dunia yang semakin tinggi akan berdampak signifikan pada selisih pembayaran.
Ketua PKC PMII Sumatera Utara Muhammad Tarmizi mengungkapkan, mahasiswa Sumatera Utara mendukung penuh upaya pemerintah dalam menyalurkan subsidi yang tepat sasaran. “Itu demi terwujudnya perputaran ekonomi yang stabil di tengah masyarakat,” ujarnya.
Subsidi BBM seperti untuk jenis Pertalite dan Solar dinilai belum sepenuhnya efektif. Senan, banyak yang menikmatinya dari kalangan masyarakat mampu.
"Pemberian subsidi BBM dapat memberikan efek positif seperti pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pemerataan ekonomi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi," kata Area Manager Communication, Relation, & CSR Sumbagut PT. Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria.
Dia menjelaskan, pemberian subsidi layaknya dua mata koin. Kebijakan ini tidak hanya memiliki dampak positif tetapi juga dampak negatif, karena akan menimbulkan pelebaran defisit fiskal.
Sehingga upaya itu, kata dia, dapat mengganggu optimalisasi anggaran negara bagi belanja produktif. Sebab, mengacu pada minyak dunia yang semakin tinggi akan berdampak signifikan pada selisih pembayaran.
Lihat Juga :