MES Deli Serdang: Pemerintah Perlu Serap Masukan Akademisi dan Mahasiswa dalam Pembangunan
Sabtu, 24 Desember 2022 - 13:15 WIB
loading...
Tampak kegiatan diskusi yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Perubahan Sumatera Utara bertajuk Subsidi Tepat Sasaran dan Akselerasi Pemerataan Pembangunan, di Medan, Sumatera Utara. (Ist)
A
A
A
MEDAN - Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Deli Serdang Ahmad Muhajir mengatakan pemerintah perlu menyerap masukan semua kalangan termasuk akademisi dan mahasiswa dalam pengambilan keputusan pembangunan. Pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) dinilai proses menuju arah perubahan yang lebih baik.
Dia menambahkan, mahasiswa sebagai agen perubahan juga harus berperan dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Dia melanjutkan, mahasiswa sebagai individu yang kritis harus mengetahui dan memahami betul bagaimana arus mekanisme dalam setiap proses anggaran mulai dari tingkat nasional sampai ke daerah.
Hal tersebut dikatakannya dalam diskusi yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Perubahan Sumatera Utara bertajuk Subsidi Tepat Sasaran dan Akselerasi Pemerataan Pembangunan, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/12/2022).
Dikatakannya, mahasiswa berperan aktif dan selalu berkoordinasi kepada stakeholder, salah satu caranya adalah dialog seperti yang digelar Gerakan Mahasiswa Perubahan Sumatera Utara itu.
Sinkronisasi antara pengusaha bisnis, pemerintah, dan masyarakat juga dinilai amat penting dalam akselerasi pemerataan pembangunan. "Dengan hal itu, pemerintah diharuskan untuk membangun infrastruktur pendistribusian BBM subsidi harus mendekat ke pemukiman nelayan, pelabuhan atau lokasi tambatan perahu nelayan kecil," katanya.
Kebijakan yang diharapkan inovasi dan terobosan pelayanan pendistribusian BBM bagi nelayan kecil, seperti menambah titik pelayanan SPBUN/SPDN di lokasi/sentra nelayan serta mempermudah pendirian SPBUN/SPDN.
Dia menambahkan, mahasiswa sebagai agen perubahan juga harus berperan dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Dia melanjutkan, mahasiswa sebagai individu yang kritis harus mengetahui dan memahami betul bagaimana arus mekanisme dalam setiap proses anggaran mulai dari tingkat nasional sampai ke daerah.
Hal tersebut dikatakannya dalam diskusi yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Perubahan Sumatera Utara bertajuk Subsidi Tepat Sasaran dan Akselerasi Pemerataan Pembangunan, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/12/2022).
Dikatakannya, mahasiswa berperan aktif dan selalu berkoordinasi kepada stakeholder, salah satu caranya adalah dialog seperti yang digelar Gerakan Mahasiswa Perubahan Sumatera Utara itu.
Sinkronisasi antara pengusaha bisnis, pemerintah, dan masyarakat juga dinilai amat penting dalam akselerasi pemerataan pembangunan. "Dengan hal itu, pemerintah diharuskan untuk membangun infrastruktur pendistribusian BBM subsidi harus mendekat ke pemukiman nelayan, pelabuhan atau lokasi tambatan perahu nelayan kecil," katanya.
Kebijakan yang diharapkan inovasi dan terobosan pelayanan pendistribusian BBM bagi nelayan kecil, seperti menambah titik pelayanan SPBUN/SPDN di lokasi/sentra nelayan serta mempermudah pendirian SPBUN/SPDN.
Lihat Juga :