Oknum Guru Honorer SD di Kabupaten Malang Diduga Cabuli 5 Muridnya
Rabu, 21 Desember 2022 - 09:01 WIB
loading...
Tim kuasa hukum korban pencabulan anak di bawah umur yang diduga dilakukan oknum guru SD setempat.
A
A
A
MALANG - Seorang guru honorer di Sekolah Dasar (SD) di Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang terjerat dugaan pencabulan ke lima orang murid yang masih di bawah umur. Kasus ini terungkap ketika salah satu korban mengadukan ke guru di sekolah itu sehingga akhirnya dilakukan investigasi secara internal.
Tim kuasa hukum korban Anisatul Istiqomah Fadhilah menjelaskan, awalnya salah satu korban pencabulan ini ketika pelajaran tidak fokus, padahal sang anak bakal mengikuti lomba. Dari sanalah akhirnya guru itu curiga lantas menanyakan secara persuasif persoalan apa yang dihadapi.
"Akhirnya ditanya ke murid itu, terus dijawab pernah mengalami pencabulan oleh salah satu guru di situ juga, tapi kejadiannya (pencabulan) terjadi di luar sekolah," kata Anisatul Istiqomah, saat dikonfirmasi MPI, Rabu pagi (21/12/2022).
Baca juga: Malang Diguncang Gempa M4,8, BPBD: Tak Ada Laporan Kerusakan
Kemudian sang guru itu lantas mengumpulkan beberapa murid lain di SD di daerah Baturetno, Kecamatan Singosari. Hasilnya pun mengejutkan ternyata ketika ditanya satu persatu ada total lima anak yang pernah menjadi korban pencabulan oleh MA, oknum guru honorer yang juga warga Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
"Guru tersebut melakukan kroscek ke beberapa murid dan lingkungan sekitar, hasilnya ada 5 orang yang dicabuli oknum guru ke lima orang anak. Langsung ke Polsek Singosari laporan, dan dilanjutkan ke PPA Polres Malang," ungkapnya.
Para korban merupakan teman satu sekolah dan satu lingkungan dengan rentang umur berbeda-beda. Kelimanya yakni MAP (10), PNR (8), SSC (11), NF (13), dan AC (10). Ironisnya mereka dicabuli dalam interval tiga tahun terakhir mulai 2019 hingga terakhir 2022 ini.
Tim kuasa hukum korban Anisatul Istiqomah Fadhilah menjelaskan, awalnya salah satu korban pencabulan ini ketika pelajaran tidak fokus, padahal sang anak bakal mengikuti lomba. Dari sanalah akhirnya guru itu curiga lantas menanyakan secara persuasif persoalan apa yang dihadapi.
"Akhirnya ditanya ke murid itu, terus dijawab pernah mengalami pencabulan oleh salah satu guru di situ juga, tapi kejadiannya (pencabulan) terjadi di luar sekolah," kata Anisatul Istiqomah, saat dikonfirmasi MPI, Rabu pagi (21/12/2022).
Baca juga: Malang Diguncang Gempa M4,8, BPBD: Tak Ada Laporan Kerusakan
Kemudian sang guru itu lantas mengumpulkan beberapa murid lain di SD di daerah Baturetno, Kecamatan Singosari. Hasilnya pun mengejutkan ternyata ketika ditanya satu persatu ada total lima anak yang pernah menjadi korban pencabulan oleh MA, oknum guru honorer yang juga warga Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
"Guru tersebut melakukan kroscek ke beberapa murid dan lingkungan sekitar, hasilnya ada 5 orang yang dicabuli oknum guru ke lima orang anak. Langsung ke Polsek Singosari laporan, dan dilanjutkan ke PPA Polres Malang," ungkapnya.
Para korban merupakan teman satu sekolah dan satu lingkungan dengan rentang umur berbeda-beda. Kelimanya yakni MAP (10), PNR (8), SSC (11), NF (13), dan AC (10). Ironisnya mereka dicabuli dalam interval tiga tahun terakhir mulai 2019 hingga terakhir 2022 ini.
Lihat Juga :