Pagar Stadion Kanjuruhan Dibongkar, Polres Malang Pastikan Tak Ada Obstruction of Justice

Selasa, 20 Desember 2022 - 21:54 WIB
loading...
Pagar Stadion Kanjuruhan...
Dua tersangka pembongkaran pagar Stadion Kanjuruhan saat dihadirkan dalam ekspose perkara di Mapolres Malang, Selasa (20/12/2022). Foto: MPI/Avirista Midada
A A A
MALANG - Pembongkaran pagar Stadion Kanjuruhan terungkap usai dipergoki pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang dan menghentikannya. Diketahui para pekerja mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK) dari sebuah perusahaan Kontraktor Malang.

Saat ditelusuri, ternyata SPK itu tidak benar dan palsu, berdasarkan pemeriksaan dari direksi perusahaan PT Anugerah Citra Abadi (ACA) yang dikaitkan dengan pembongkaran itu. Polisi lantas bergerak menetapkan dua tersangka dari penanggung jawab CV Anam Jaya Teknik (AJT) selaku pihak yang membongkar.

Baca juga: Hasil Autopsi Tak Ada Residu Gas Air Mata, Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan: Ini Tidak Masuk Akal!

"Modusnya melakukan pembongkaran karena menerima SPK. Yang setengah dilakukan pengecekan, ternyata SPK tersebut memiliki tanda tangan dan yang mengeluarkan tidak benar," kata Kanitreskrim Polres Malang Ipda Choirul Mustofa, di Mapolres Malang, Selasa (20/12/2022).



Kemudian penanggung jawab CV AJT Fernando Hasyim Ashari warga Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dan seorang mandor bernama Yudi Santoso (46) warga Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang membeli sebesar Rp750 juta, dengan uang muka pembayaran Rp350 juta kepada seseorang atas nama Surya Hadi yang mengaku sebagai pegawai dari PT ACA, atas motif ekonomi jual beli besi tua.

"Sehingga berbekal itu dimulailah pembongkaran fasilitas Stadion Kanjuruhan dengan memerintahkan Yudi Santoso untuk mencari pekerja dan mengawasi pembongkaran," paparnya.

Aksi pembongkaran itu kemudian dihentikan oleh Dispora Kabupaten Malang, sehingga menyisakan bekas perusakan pagar di sisi selatan Stadion Kanjuruhan, pasca tragedi kemanusiaan yang menewaskan 135 orang.

Baca juga: Keluarga Korban Kanjuruhan Alami Intimidasi, Haris Azhar: Banyak yang Ingin Menutupi

"Akibat kejadian tersebut adalah pagar setinggi 12 meter dikali 8 meter di tribun berdiri 13 yang berada di dekat Pintu D telah roboh. Hal ini dikarenakan dilas dan dirobohkan," kata Choirul Mustofa.

"Kemudian paving di depan Pintu B seluas 13 meter persegi telah dilakukan pembongkaran. Kemudian paving di depan Pintu F telah dilakukan pembongkaran," tambahnya.

Dari hasil penyidikan tim penyidik Polres Malang disimpulkan, tidak ada obstruction of justice atau upaya menghalang-halangi kasus perusakan pagar Stadion Kanjuruhan Malang. Sebab motif utama dari kedua tersangka adalah ekonomi. Pihaknya juga masih berfokus pada pengrusakan infrastruktur stadion saja, untuk pemalsuan dokumen diserahkan ke PT ACA.

Baca juga: Kejati Jatim Terima Pelimpahan Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan

"Sampai saat ini berdasarkan pemeriksaan adalah kedua tersangka adalah penjual dan pembeli besi tua untuk dijual kembali. Kami belum menemukan terkait obstruction of justice," tegasnya.

Sebagai informasi, pagar Stadion Kanjuruhan Malang dibongkar oleh sejumlah orang sejak 28 November 2022. Padahal proses hukum perkara tragedi Kanjuruhan belum sepenuhnya selesai.

Hal ini membuat pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang selaku penanggung jawab pengelola stadion melaporkan kasus itu ke kepolisian.

Polisi lantas memintai keterangan sejumlah pihak, termasuk dari pegawai Dispora, kelima pekerja proyek, dan tiga orang dari perusahaan kontraktor yang awalnya diduga memerintahkan pembongkaran pagar stadion.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Tiang Monorel Mangkrak...
Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Malam Hari, Tak Ada Penutupan Jalan
Pembongkaran Tiang Monorel...
Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Bakal Dilanjutkan ke Kawasan Senayan
Tok! Tiang Monorel Mangkrak...
Tok! Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Pemprov DKI Jakarta Hari ini
Tiang Monorel Mangkrak,...
Tiang Monorel Mangkrak, Pramono: Kalau Adhi Karya Tak Bisa Bongkar, Kami yang Eksekusi
Tiang Monorel Mangkrak...
Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar Awal 2026, Pramono Ngaku Tak Bisa Tidur dan Bermimpi
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Manajemen Arema FC Geram...
Manajemen Arema FC Geram Bus Persik Dilempari Batu: Pertimbangkan Hengkang dari Kanjuruhan!
Polisi Periksa 2 Saksi...
Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Dokter Cabul di Kota Malang
Rekomendasi
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved