Hasil Autopsi Tak Ada Residu Gas Air Mata, Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan: Ini Tidak Masuk Akal!
Rabu, 30 November 2022 - 19:40 WIB
loading...
Devi Athok Yulfitri (kiri) ayah kedua korban Tragedi Kanjuruhan tak bisa menerima hasil autopsi dari tim dokter forensik dari PDFI Jawa Timur yang dinilai janggal. Foto/MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Hasil autopsi korban Tragedi Kanjuruhan yang dikeluarkan tim dokter forensik disesalkan oleh orang tua. Pasalnya kondisi kedua anak berinisial Natasya Debi Ramadhani (16) dan Naila Debi Anggraini (14) tidak ditemukan residu akibat paparan gas air mata yang dianggap janggal.
Devi Athok Yulfitri ayah kedua korban Tragedi Kanjuruhan mengaku tak bisa menerima hasil autopsi dari tim dokter forensik dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Jawa Timur.
Baca juga: Hasil Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Gas Air Mata Bukan Penyebab Kematian
Apalagi dari hasil autopsi itu disebutkan anaknya mengalami patah tulang rusuk pada NDR dan kondisi NDA yang mengalami patah tulang iga, yang dianggapnya tak masuk akal.
“Ini tidak masuk akal sama sekali dengan kondisi fisik waktu Natasya dan Naila dibantai di Kanjuruhan,” kata Devi Athok ditemui di kantor kuasa hukumnya di Kota Malang, pada Rabu sore (30/11/2022).
Devi Athok Yulfitri ayah kedua korban Tragedi Kanjuruhan mengaku tak bisa menerima hasil autopsi dari tim dokter forensik dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) Jawa Timur.
Baca juga: Hasil Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Gas Air Mata Bukan Penyebab Kematian
Apalagi dari hasil autopsi itu disebutkan anaknya mengalami patah tulang rusuk pada NDR dan kondisi NDA yang mengalami patah tulang iga, yang dianggapnya tak masuk akal.
“Ini tidak masuk akal sama sekali dengan kondisi fisik waktu Natasya dan Naila dibantai di Kanjuruhan,” kata Devi Athok ditemui di kantor kuasa hukumnya di Kota Malang, pada Rabu sore (30/11/2022).
Lihat Juga :