Sewakan Aset Negara Secara Ilegal, Ketua Koperasi Saung Bekasi Ditangkap
Jum'at, 09 Desember 2022 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan penerbitan izin penggunaan lahan dan bangunan itu tidak sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah Penggunaan Barang Milik Daerah. Baca juga: Selewengkan Program Jokowi, Kades Cibuntu Ditangkap Kejari Bekasi
Lahan itu dimanfaatkan NH untuk mengelola parkiran di Pasar Ikan Higienis kepada penjual, pembeli, dan petani. Selain itu ia juga menarik biaya sewa kepada penjual minuman ringan yang mendirikan bangunan semi permanen.
”Per hari, satu orang pedagang yang menyewa lahan, ditarif sebesar Rp15 ribu untuk biaya listrik, keamanan, dan kebersihan,” ucapnya. Baca juga: Barang Disita Negara, Ini Cara Pengambilannya di Kejari Bekasi
NH tidak pernah menyetorkan hasil retribusi tersebut ke kas daerah Kabupaten Bekasi meski menarik biaya kepada pengunjung dan pedagang atas pemanfaatan BMD.
”Tersangka NH mengakibatkan kerugian negara atas pendapatan sewa berupa PAD yang tak pernah disetorkan ke kas daerah sebesar kurang lebih Rp973 juta. Total kerugian merupakan hasil estimasi atas pemanfaatan lahan sejak 2016 sampai sekarang,” katanya.
Lahan itu dimanfaatkan NH untuk mengelola parkiran di Pasar Ikan Higienis kepada penjual, pembeli, dan petani. Selain itu ia juga menarik biaya sewa kepada penjual minuman ringan yang mendirikan bangunan semi permanen.
”Per hari, satu orang pedagang yang menyewa lahan, ditarif sebesar Rp15 ribu untuk biaya listrik, keamanan, dan kebersihan,” ucapnya. Baca juga: Barang Disita Negara, Ini Cara Pengambilannya di Kejari Bekasi
NH tidak pernah menyetorkan hasil retribusi tersebut ke kas daerah Kabupaten Bekasi meski menarik biaya kepada pengunjung dan pedagang atas pemanfaatan BMD.
”Tersangka NH mengakibatkan kerugian negara atas pendapatan sewa berupa PAD yang tak pernah disetorkan ke kas daerah sebesar kurang lebih Rp973 juta. Total kerugian merupakan hasil estimasi atas pemanfaatan lahan sejak 2016 sampai sekarang,” katanya.
Lihat Juga :