Akad Nikah Kaesang-Erina di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Dikonsep Pagelaran

Kamis, 08 Desember 2022 - 13:32 WIB
loading...
Akad Nikah Kaesang-Erina di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Dikonsep Pagelaran
Pekerja masih mempersiapkan Pendopo Agung Royal Ambarrukmo yang akan digunakan untuk akad nikah besok Sabtu (10/12/2022),(MPI/erfan Erlin)
A A A
JOGJAKARTA - Akad nikah Kaesang Pengarep dengan Erina Gudono bakal dilaksanakan Sabtu (10/12/2022) siang. Pihak Wedding Organizer terus menggenjot persiapan di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo untuk pelaksanaan akad nikah putra Presiden Jokowi ini.

CEO Pengantin Production Dani Widung mengatakan, hingga Rabu (8/12/2022) persiapan di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo sudah mencapai 60 persen.

Pihaknya masih ploting-ploting uborampe, perlengkapan-perlengkapan pendukung karena masih ada beberapa hari lagi dan nanti baru menuju ke finishing. "Kita sudah 60 persen. Nanti set up potongan ubo rampe,"ujar dia, Rabu.

Dia menjelaskan, penataan kursi di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo ini akan dimaksimalkan untuk sebuah pagelaran. Rencananya ada sekitar 350 kursi ditata. Namun kemungkinan maksimal hanya 300 kursi saja.

Baca juga: Mahar Pernikahan Kaesang Pangarep Ternyata hanya Rp300 Ribu

Dengan lebih sedikitnya kursi, kemasan intimate wedding akan semakin terasa. Dan tamu yang datang hanyalah keluarga serta kolega dengan konsep mengedepankan kehangatan sehingga jumlah kursi tidak banyak begitu tata tempatnya juga tidak terlalu berdesakan.

"Harapannya nanti untuk segala prosesi adat nyaman dipakai pergerakan untuk teman-teman kameramen mendokumentasikan juga nyaman untuk pergerakan para peraga," tambahnya.

Dani melanjutkan, akad nikah nanti memang sengaja mengambil konsep pagelaran upacara adat. Dia menjamin akan keren, terlebih ketika dua mempelai sudah gladi sehingga mereka sudah paham dimana harus menempatkan diri saat blocking ataupun plotting acara-acaranya

"Tamu-tamu menikmati hidangan sambil menikmati pasuguhan upacara adat, nah ini saya sebut pagelaran," terangnya.

Ia beralasan konsep pagelaran ini mereka ambil karena memang konsep yang dibangun adalah budaya tradisional termasuk untuk kedua mempelai. karena ini di Yogyakarta yang diangkat adalah adat Yogyakarta. Di mana kekuatan itulah yang akan disampaikan dan diagendakan untuk pernikahan.

Untuk Meja akad saat ini masih ada 3 pilihan karena harus menyesuaikan dengan konsep yang ada. Sebenarnya ada meja panjang namun ternyata berat. Dan itu tentu akan.merepotkan para petugas untuk memindah meja tersebut apalagi pergerakan tentu akan terbatas dengan adanya Paspampres.

"Njlimet sih enggak karena banyak pilihan jadi malah bingung. Tetapi bagus semua, bisa semua, cuma mana kira-kira yang paling strategis untuk digunakan berkaitan dengan peraga-peraga yang duduk di sana dan kebutuhan untuk menggerakkan mindahkan itu kan itu juga bukan hal yang mudah," kata dia.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3262 seconds (10.101#12.26)