Jalur Sumsel-Lampung Longsor Setinggi 80 Meter, Penangannya Masih Terkatung-katung
Senin, 05 Desember 2022 - 04:33 WIB
loading...
Longsor terjadi di jalur penghubung Sumatera Selatan, dengan Lampung, di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Foto/iNews TV/Teddy Hendrawan
A
A
A
OGAN KOMERING ULU SELATAN - Jalur penghubung Sumatera Selatan, dengan Lampung, di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan, longsor. Sayangnya, proses perbaikan jalur yang longsor dinilai warga masih lamban, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.
Baca juga: Digerus Banjir, Jembatan Penghubung Jatim-Jateng Terancam Longsor
Selain itu, longsor yang memakan badan jalan di Desa Simpang Sender Selatan, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan tersebut, sangat berbahaya. Tebing yang longsor mencapai kedalaman 80 meter.
Salah seorang warga Desa Simpang Sender Selatan, Hadi menyebutkan, longsor tersebut juga mengakibatkan badan jalan tergerus hingga enam meter, sehingga sangat membahayakan. "Kalau tidak segera ditangani, jalan ini akan terputus total," ungkapnya.
Baca juga: Curhat Mafia di Polri Viral, Bhabinkamtibmas Aipda Aksan Minta Maaf
Dia juga menyebutkan, longsor di jalur penghubung antar provinsi itu sudah terjadi sejak tahun 2021 silam, namun penanganannya terkesan asal-asalan saja, sehingga jalur tersebut kembali longsor.
Baca juga: Digerus Banjir, Jembatan Penghubung Jatim-Jateng Terancam Longsor
Selain itu, longsor yang memakan badan jalan di Desa Simpang Sender Selatan, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan tersebut, sangat berbahaya. Tebing yang longsor mencapai kedalaman 80 meter.
Salah seorang warga Desa Simpang Sender Selatan, Hadi menyebutkan, longsor tersebut juga mengakibatkan badan jalan tergerus hingga enam meter, sehingga sangat membahayakan. "Kalau tidak segera ditangani, jalan ini akan terputus total," ungkapnya.
Baca juga: Curhat Mafia di Polri Viral, Bhabinkamtibmas Aipda Aksan Minta Maaf
Dia juga menyebutkan, longsor di jalur penghubung antar provinsi itu sudah terjadi sejak tahun 2021 silam, namun penanganannya terkesan asal-asalan saja, sehingga jalur tersebut kembali longsor.
Lihat Juga :